Tesla mulai produksi di China tahun depan

id testla,china,mobil listrik

Arsip - mobil listrik karya Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur Jakarta, Blits diperkenalkan di Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu di Palembang, Selasa (27/11). (ANTARA News Sumsel/Fernando Tri Tanjung/Erwin Matondang/18)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Tesla berencana untuk memulai produksi parsial di China pada paruh kedua tahun depan. Demikian dilansir Bloomberg, Kamis.

Walikota Shanghai, Ying Yong, mengunjungi lokasi proyek di daerah Lingang dan mendorong Tesla untuk mempercepat pembangunan, menurut pernyataan di akun WeChat resmi Shanghai.

Pabrik yang dijuluki Gigafactory 3 itu akan menjadi proyek manufaktur investasi asing terbesar yang pernah ada di Shanghai. Perwakilan Tesla belum berkomentar langsung mengenai hal ini.

Palo Alto, perusahaan yang berbasis di California telah lemengamankan bih dari 200 hektar lahan untuk pabrik di China, yang diperkirakan akan menelan biaya miliaran dolar AS untuk pembangunan.

Pabrik pertama Tesla di negeri Tirai Bambu ini akan membantu pabrikan mobil listrik itu menghindari beberapa risiko yang terkait dengan kendaraan impor, seperti tarif yang lebih tinggi yang disebabkan oleh ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Tarif telah berdampak pada penjualan Tesla di China, perusahaan mengatakan ketika melaporkan laba kuartal ketiga pada bulan Oktober.

Chief Executive Officer Elon Musk mengatakan pada saat itu Tesla sedang berusaha untuk memulai produksi kendaraan Model 3 di China tahun depan. Perusahaan juga telah mulai mengiklankan karyawan untuk fasilitas baru.
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar