Hindari obesitas anak dengan hindari makanan cepat saji

id fast food,makanan cepat saji,obesitas

Hindari obesitas anak dengan hindari makanan cepat saji

Bocah obesitas Rizki berkonsultasi dengan dokter anak Juliuz Anzar di Poliklinik RSMH Palembang, Selasa (31/7). (ANTARA News Sumsel/Kiki Wulandari/Erwin Matondang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Ahli Gizi RS Dr Mohammad Hoesin Palembang, Yenita MPH DCN RD menerangkan salah satu makanan pemicu terjadinya anak gemuk atau obesitas karena sering mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food). 

"Untuk menghindari anak gemuk jauhi makanan fast food yakni makanan yang mudah disajikan serta minuman soft drink yang sering dikonsumsi anak 11-12 tahun," ujarnya, Senin.

Tak hanya itu, makanan cemilan seperti keripik kentang, serta makanan ringan kemasan yang dimakan sambil menonton video game membuat obesitas terjadi. Apalagi ditambah dengan sedikitnya mekonsumsi sayuran dan buahan, dengan sang anak yang memperbanyak minum susu dibandingkan makanan utama.

“Kegemukan atau obesitas pada anak di definisikan apabila IMT lebih besar dari presentil ke 95 dan berisiko terjadinya penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker tertentu, osteoartritis, asma dan penyakit lainnya,” imbuhnya. 

Ketika sang anak sudah mengalami obesitas, Yenita mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan misalnya dengan emmberikan makanan bergizi seimbang agar berat badang anak kembali ideal atau bisa dengan menambah asupan makan tinggi serta dan mengatur pola makan tiga kali sehari dengan selingan buah.

 “Hindari makanan tinggi lemak, serta menghilangkan kebiasaan memakan makanan ringan. Minum air putih lebih banyak dibandingkan susu, dan perbanyak aktivitas fisik," jelasnya.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar