Peternakan kambing diminati warga Ogan Komering Ulu

id kambing,peternakan kambing,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang

Petugas dari Dari UPTD kesehatan hewan melakukan pemeriksaan pada hewan yang akan di dijual pedagang kambing.(ANTARA/Feny Selly)

Baturaja, Sumsel (ANTARA News Sumsel) - Usaha peternakan kambing mulai diminati sejumlah warga Desa Batumarta Unit I, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, untuk menambah penghasilan selain dari berkebun karet.

"Saya dan warga desa sekarang banyak yang menekuni usaha peternakan kambing," kata salah seorang warga Desa Batumarta Unit I, Kecamatan Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu, Yanto di Batuaraja, Sabtu.

Dia mengatakan, saat ini sudah memiliki 20 ekor kambing yang dipelihara di belakang rumah dengan menggunakan kandang terbuat dari kayu dan bambu.

"Awalnya hanya memiliki dua pasang kambing indukan dan jantan Saya pelihara. Saat ini sudah berkembang biak menjadi 20 ekor," katanya.

Dia mengemukakan, usaha tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan saat musim paceklik seperti sekarang ini selain dari berkebun karet.

"Meskipun sekarang harga getah karet sedang murah, namun saya terbantu dengan adanya usaha peternakan ini. Untuk makanan kambing juga tidak sulit didapat karena di sini masih banyak tumbuh rumput liar," ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Batumarta Unit I, Suyono menambahkan saat ini sekitar 45 Kepala Keluarga (KK) warga desa setempat sudah memulai usaha peternakan kambing untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Saat ini yang paling banyak memiliki kambing yaitu masyarakat di Blok B dan D Desa Batumarta Unit I. Di sana 20-30 ekor kambing dipelihara setiap KK," jelasnya.

Hewan ternak tersebut, lanjut dia, dipelihara di dalam kandang yang dibuat warga itu sendiri diternak di belakang rumah penduduk agar berkembang biak untuk dijual.

"Banyak pembeli dari luar desa di Ogan Komering Ulu yang membeli kambing di sini. Usaha peternakan ini sangat membantu warga kami karena tidak sulit untuk mendapatkan pakannya sehingga tidak mengeluarkan modal besar," ujarnya.

Menurut dia, selain mudah mendapatkan rumput liar di kebun warga, ada pula tempat penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan ternak yang sakit.

"Setiap bulan pihak penyuluhan memberikan informasi peternakan terkait kesehatan hewan ternak," kata dia.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar