Kepolisian Indonesia juara tiga Internasional World Police Pistol Shooting Championship

id International World Police Pistol Shooting Championship,Kepolisian,Indonesia

Kepolisian Indonesia juara tiga Internasional World Police Pistol Shooting Championship

Ilustrasi menembak. (ANTARA FOTO/Kahfie Kamaru)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Kepolisian Indonesia berhasil meraih juara ketiga dalam ajang International World Police Pistol Shooting Championship 2018 di Provinsi Guangdong, China, Senin, (19/11).

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebut dalam kejuaraan ini, Kepolisian Indonesia menjadi juara di nomor beregu dan perorangan. 

Kepolisian Indonesia mengirimkan enam  anggota tim penembak dalam kejuaraan ini yaitu Kepala Polda Bali, Inspektur Jenderal Polisi Petrus  Golose, selaku ketua tim penembak dan lima anggotanya penembak, yakni Komisaris Besar Polisi Widodo, Komisaris Polisi Kevin Leleury, AKP Anggi Saputra Ibrahim, Aiptu Sonny Prabowo, dan Aiptu Anang Yulianto.

"Hal ini menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi Indonesia khususnya Polri karena berhasil mengibarkan bendera merah putih dalam ajang internasional di Negeri Tirai Bambu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Syahar Diantono.

Ia mengatakan dengan memenangkan juara ketiga dalam World Police Pistol Shooting Championship 2018, menjadikan nama Indonesia diperhitungkan dalam ajang menembak pistol di seluruh dunia.

Kejuaraan yang diselenggarakan pada 12-20 November 2018 ini diikuti oleh 73 negara dari seluruh dunia. 

Kejuaraan ini bertujuan untuk mendorong anggota polisi di seluruh dunia agar terus meningkatkan kemampuan menembaknya,  meningkatkan efisiensi penggunaan senjata dalam bertempur dan juga meningkatkan komunikasi polisi antarnegara dalam kerja sama di bidang keamanan.

Dengan bukti prestasi saat ini, kata Syahar, Polri optimistis dapat mengharumkan nama Indonesia dalam ajang selanjutnya yaitu Asean Police Shooting yang akan diadakan di Milan, Italia.
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar