Sriwijaya fc kalahkan barito putera 2-0

id sfc,sriwijaya fc,barito putra,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang

Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera (tengah) memberikan pernyataan dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Barito Putera di Ruang Media Center Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. (ANTARA/Dolly Rosana)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Tim tuan rumah Sriwijaya FC mengalahkan Barito Putera dengan skor 2-0 pada pertandingan Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Senin malam.

Skuat Laskar Wong Kito yang berburu poin untuk keluar dari zona degradasi mengawali permainan malam itu dengan tempo sedang.

Di bawah arahan pelatih Alfredo Vera, Yu Hyun Joo mencoba memainkan tempo permainan cepat-lambat, sehingga duel perebutan bola di lini tengah berlangsung ketat. Sriwijaya FC mencoba membangun serangan dari sayap melalui bek-nya Marckho Meraudje dan Esteban Vizcarra. Sementara di lini depan bercokol tiga pemain, Yogi Rahadian, Manuchehr Jalilov dan Risky Dwi Ramadhana.

Beberapa peluang emas pun tercipta bagi tim tuan rumah, namun kerap gagal dalam penyelesaian akhir, seperti tendangan keras Yogi Rahadian pada menit ke-21 yang berhasil ditepis kiper. Begitu pula halnya saat kesempatan berulang bagi Yogi pada menit ke-33.

Tak mau ketinggalan, Barito Putera juga membangun serangan. Namun, kokohnya benteng pertahanan Sriwijaya FC yang dikomandoi Alan Henrique membuat bola sulit menembus areal kotak penalti.

Gelandang serang Sriwijaya FC Esteban Vizcarra juga nyaris membobol gawang Barito, ketika bola menggelinding lurus ke mulut gawang. Begitu pula saat Manuchehr Jalilov persis menerima bola di mulut gawang. Namun kaki striker asal Tajikistan itu salah merespon. Hingga turun minum, skor kacamata masih bertahan.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC menaikkan tempo permainan. Kebutuan gol akhirnya terpecahkan melalui striker Risky Dwi Ramadhana pada menit ke-53 sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Sriwijaya FC.

Keunggulan ini kemudian digandakan Esteban Vizcarra di masa "injury time". Pergerakan lincahnya dari lini tengah yang di-"support" Jalilov, membuat Esteban tak terbendung melesat ke kotak penalti. Skor pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Laskar Wong Kito.

Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago mengatakan dirinya tidak menyangka pemain akan bermain di bawah performa.

"Saya tidak tahu mengapa pemain jadi begini. Dua pemain asing terpaksa saya tarik karena memang bermain di bawah performa. Di sepanjang babak pertama, kami bermain di areal pertahanan kami," kata Jacksen dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera mengatakan dirinya mengapresiasi kerja keras yang dilakukan pemain.

"Hasil ini patut disyukuri. Tapi pemain harus tahu akan menghadapi empat pertandingan final ke depan," ujar dia.

Berdasarkan hasil pertandingan ini, Sriwijaya FC tetap bertahan di peringkat 15 klasemen sementara Liga 1 dengan 36 poin, sedangkan Barito Putera turun peringkat dari ke-10 ke-11 dengan 40 poin.

Susunan pemain Sriwijaya FC: Teja Paku Alam (pg), Akan Henrique, Mohammadou Alhadji (Ahmad Faris/80) Esteban Gabriel Vicarra, Marckho Sandy Meraudje, Risky Dwi Ramadhana (Risky Andiansyah/87), Yu Hyun Koo (c), Zalnando, Manuchehr Jalilov, Muhammad Nur Iskandar, Yogi Rahadian (Hambali/72). Pelatih Alfredo Vera.

Barito Putera: Muhammad Riyadi (pg), Aaron Michael Evans, Ady Setiawan (Nazarul Fahmi/60), Dandy Maulana Abdul hak, Nazar Nurzaidin, Rony Edar Beroperay, Matias Yesus Cordoba (Fajar Adhika/79), Muhammad Rafi Syarahil, Paulo Oktavianus Sitanggang, Marcel Silva Sacramento (Talaohu Musafri/64), Samsul Arif Munif (c). Pelatih Jacksen F Tiago.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar