Direktur WEF sambangi Kabupaten Muba

id muba,ekonomi berkelanjutan ,green growth,bupati muba,wef,pemkab muba

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza menerima kedatangan Director World Economic Forum (WEF) Dominic Waughray di Sekayu, Sabtu (13/10) (Dok. Humas Pemkab Muba)

....Dengan sistem kolaborasi maka kesenjangan antar sektor dapat terisi dengan baik,,,,

Sekayu (ANTARA News Sumsel) - Direktur Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyambangi Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, untuk mengamati secara langsung implemtasi program pembangunan hijau berkelanjutan di kabupaten tersebut.



Director World Economic Forum (WEF) Dominic Waughray di Sekayu, Sabtu, mengatakan, kedatangan ini merupakan dukungan dari WEF ke Kabupaten Musi Banyuasin yang telah berkomitmen melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Program ini sejatinya menjadi sorotan negara-negara Forum Ekonomi Dunia yakni World Economic Forum (WEF).



"Gaung komitmen pembangunan hijau berkelanjutan di Muba ini sudah terdengar di level dunia, dan kami tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai upaya-upaya yang sudah dilakukan," ujar Director WEF Dominic Waughray.



Dalam kunjungan ini Dominic mengatakan WEF ingin mengetahui lebih terperinci mengenai tantangan di masa mendatang terkait program ini, mengingat sebagian besar penduduk Muba berprofesi sebagai petani. 



Negara-negara anggota WEF pada prinsipnya berharap apa yang dilakukan Kabupaten Muba ini dapat terus berlanjut dan dapat diikuti oleh daerah-daerah lain di Indonesia. 



“Sejauh ini kami menilai, akses pendanaan menjadi persoalan bagi petani untuk berkembang. Artinya perlu ada solusinya jika ingin terus menjalankan program ekonomi berkelanjutan ini,” kata dia. 



Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengatakan pemerintah sedang berupaya mengubah pola pikir petani, khususnya petani sawit agar berorientasi sesuai dengan keinginan pasar namun tetap mengutamakan keberlangsungan lingkungan.



Dodi Reza menyebutkan petani harus mulai dikenalkan dengan pola-pola kemitraan dengan melibatkan multipihak.  “Dengan sistem kolaborasi maka kesenjangan antar sektor dapat terisi dengan baik," kata dia.



Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berbenah, khususnya komitmen untuk implementasi pembangunan pertumbuhan hijau (green growth) dan reforma agraria. Hal ini juga didasari karena Kabupaten Muba menjadi daerah pelopor pembangunan pertumbuhan hijau di Indonesia.



Tidak hanya itu, komitmen green growth Kabupaten Muba juga dinobatkan menjadi komando Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia. 



Capaian pembangunan pertumbuhan hijau yang diraih Kabupaten Muba ini tidak bisa dipisahkan dari komitmen Pemkab Muba untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar