Libatkan bujang gadis Unsri sukseskan visi Palembang darussalam

id bujang gadis unsri,universitas sriwijaya,unsri,harnojoyo,palembang darusalam

Wali Kota Palembang Harnojoyo menerima audiensi ikatan bujang gadis Unsri di kediamannya, Kamis (11/10)  (ANTARA News Sumsel/Kiki Wulandari/Erwin Matondang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Wali Kota Palembang Harnojoyo melibatkan bujang gadis Universitas Sriwijaya dalam menyukseskan visi Palembang emas darussalam diantaranya mempromosikan pariwisata dan gerakan gotong royong. 

"Visi kami menjadikan Palembang emas darussalam dimana mahasiswa bisa ikut menyukseskan dengan promosi pariwisata Palembang dan ikut terjun gotong royong setiap minggu," ujar Harnojoyo saat menerima audiensi ikatan bujang gadis Unsri di kediamannya, Kamis. 

Menurut Harno banyak sekali destinasi wisata yang di miliki Palembang. Dirinya berharap Bujang Gadis Unsri ini berperan aktif sebagai duta budaya mempromosikan wisata sehingga wisatawan berminat datang ke Palembang.

"Palembang ini sangat bergantung kehadiran tamu yang berkunjung, karena Palembang tidak mempunyai sumber daya alam, pendapatan kota Palembang yang paling potensial berasal dari pajak restoran dan hotel yang berasal dari tamu-tamu yang hadir kesini, oleh karena itu keberadaan pariwisata sangat penting untuk menarik wisatawan datang ke Palembang" ungkap Harnojoyo.

Sementara itu, pembina bujang gadis Unsri, Retno menyambut baik ajakan Walikota Palembang. Kedepan apa yang menjadi harapan beliau dapat terwujud.

"Kami sangat berterimakasih kepada Walikota, ini sebuah penghargaan bagi kami, kami akan jalankan program tersebut, akan semaksimal mungkin memanfaatkan potensi bujang gadis unsri untuk mempromosikan wisata Palembang dan nanti akan kita jadwalnkan setiap satu bulan sekali ikut gotong royong bersama bapak Walikota," kata Retno. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, grand final bujang gadis Unsri tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober mendatang.

"Kami sangat berharap bapak Walikota bisa hadir pada malam gran final nanti," tutupnya.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar