Sumsel alokasikan Rp800 miliar bayar utang DBH

id uang,duit,alokasi dana,apbd-p,dbh,utang dbh,dana bagi hasil migas

Sumsel alokasikan Rp800 miliar bayar utang DBH

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengalokasikan anggaran belanja sekitar Rp800 miliar pada APBD Perubahan 2018 untuk membayar utang dana bagi hasil (DBH) kepada pemerintah kabupaten/kota.

Kepala Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumsel Achmad Mukhlis di Palembang, Senin, mengatakan, Pemprov Sumsel masih memiliki tanggungan pembayaran DBH untuk 2017 dan 2018, sedangkan DBH 2016 sudah dilunasi.

"Pada APBD Perubahan ini, sudah dialokasikan sekitar Rp800 miliar untuk bayar DBH 2018 saja, sementara untuk utang DBH 2017 ditunda tahun depan," kata dia.

Ia menjelaskan, penundaan pembayaran DBH 2017 untuk menyikapi kenyataan bahwa kas keuangan milik Pemrov Sumsel sangat terbatas. ?? "Besaran utang DBH 2017 sekitar Rp752 miliar," kata dia.

Mukhis melanjutkan, meski sudah mengalokasikan dana Rp800 miliar untuk pembayaran DBH 2018, namun diprediksi belum dapat mencukupi kewajiban hingga akhir tahun.

Hal itu karena perhitungan DBH tahun ini diperkirakan sekitar Rp 1,1 triliun yang artinya masih ada minus sekitar Rp 2,1 miliar sehingga kekurangan ini akan dialokasikan pada APBD 2019.

"Rata-rata kebutuhan pembayaran DBH tahun ini sebesar Rp90 miliar per bulan. Selain itu DBH tahun ini sudah dibayar hingga Mei, untuk Juni dan seterusnya akan segera dicairkan jika kondisi keuangan memungkinkan," kata dia.

Selain utang DBH, pada 2019, pemprov juga berencana melunasi utang kepada rekanan pihak ketiga yang nilainya mencapai Rp300 miliar untuk 2015-2017. (D019).