Pemkab anggarkan Rp3,5 miliar buka kantor imigrasi

id Kuryana Azis,Bupati Ogan Komering Ulu,pembuatan paspor,kantor imigrasi,MTQ Sumsel,Islamic Center Baturaja,mengurus paspor

Kuryana Azis. (Instagram/KuryanaAzis)

Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada 2019 menganggarkan dana sekitar Rp3,5 miliar untuk membuka kantor imigrasi di wilayah itu.

"Dana sebesar Rp3,5 miliar itu dianggarkan untuk membuka kantor imigrasi seperti yang ada di Kabupaten Muaraenim," kata Bupati Ogan Komering Ulu Kuryana Azis di Baturaja, Selasa.

Dia mengatakan kantor untuk pelayanan pembuatan paspor tersebut sebagai cabang dari Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Muaraenim yang mulai dibuka pada 2019.

Dia menjelaskan dana tersebut untuk membeli perangkat jaringan guna proses pembuatan paspor.

Ia menjelaskan pelayanan pembuatan paspor menggunakan perangkat jaringan dalam jaringan yang terinergrasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II Muaraenim dan kementerian terkait. "Untuk kantor rencananya akan menggunakan gedung bekas Asrama MTQ Sumsel di kompleks Islamic Center Baturaja," katanya.

Dia mengatakan pembukaan kantor imigrasi dilakukan guna mempermudah masyarakat setempat dalam membuat paspor dan izin tinggal bagi warga negara asing.

"Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ulu Selatan juga nantinya dapat mengurus paspor di kantor imigrasi di Baturaja ini," ungkapnya.

Ia menjelaskan pembukaan kantor imigrasi di kabupaten itu bagian dari upaya pemerintah daerah etempat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

"Pembukaan kantor imigrasi ini juga berdasarkan usulan masyarakat Ogan Komering Ulu. Jadi tidak ada salahnya aspirasi masyarakat ini kami tindaklanjuti," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar