Awas penipuan, jangan percaya calo CPNS

id Tes cpns,Calo cpns,Calo,BKN,pegawai negeri sipil,Muratara,Info sumsel

Dokumentasi - Peserta mengikuti ujian menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/)

Musi Rawas Utara (ANTARA News Sumsel) - Para pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 dihimbau agar berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan rayuan calo yang mengaku bisa membantu meluluskan tes.

“Kami imbau seluruh pelamar agar hati-hati, jangan percaya dengan calo CPNS," tegas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Sudartoni di Muara Rupit, Jumat.

Sebab kata dia, sistem pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini dilakukan secara terintegrasi melalui internet di website http://sscn.bkn.go.id, dan tidak ada pendaftaran secara manual.

Begitupun proses seleksinya menggunakan sistem computer assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Sehingga tidak ada istilah lobi melobi, kongkalikong, ataupun titipan, pelamar jangan terkecoh dengan kabar-kabar bohong, janji-janji palsu bisa meluluskan, kalau ada pelicin bisa lulus, itu sama sekali tidak ada," tegasnya.

Dia berharap para pelamar bisa mempersiapkan diri dan tidak meminta bantuan orang lain untuk lulus, karena yang bisa meluluskan peserta tes CPNS adalah peserta itu sendiri, dengan cara belajar sehingga bisa menjawab setiap soal tes CPNS.

”Jangan mau tergoda untuk melalui orang lain, apalagi sampai memberikan suap berupa uang, bisa berurusan dengan hukum, karena prosesnya sangat ketat, pelaksanaannya pun tidak main-main,” katanya.

Menurut Sudartoni, pendaftaran tes CPNS melalui internet dan seleksi dengan sistem CAT ini tidak akan memberikan ruang sedikit pun kepada peserta yang akan berbuat curang atau melalui jalan pintas untuk lulus menjadi CPNS.

"Sistem CAT ini di komputer itu jawabannya langsung kelihatan, artinya benar-benar murni, sehingga tidak terjadi kolusi korupsi dan nepotesme (KKN), jadi kelulusan mereka ada di tangan para peserta itu sendiri," ujarnya.

Sudartoni menambahkan, khusus di Kabupaten Musi Rawas Utara, pemerintah setempat akan menerima CPNS sebanyak 378 orang, dengan menyiapkan tiga formasi yakni tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar