Cristiano Ronaldo gagal cetak gol saat juve kalahkan Lazio

id Cristiano Ronaldo,berita sumsel,berita palembang,AC Milan,Mario Mandzukic,liga italia,berita antara

Cristiano Ronaldo gagal cetak gol saat juve kalahkan Lazio

Cristiano Ronaldo. (ANTARA News Sumsel/Reuters)

Milan (Antara/Reuters) - Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol namun mampu memberi "assist" untuk dikonversi menjadi gol oleh Mario Mandzukic ketika Juventus menang 2-0 atas Lazio di Liga Italia pada Sabtu.

Juventus, yang mengejar gelar kedelapannya secara beruntun, mengoleksi enam poin dari dua pertandingan setelah kemenangan yang dihiasi keberuntungan namun Ronaldo masih harus menantikan gol pertamanya sejak kepindahannya dari Real Madrid.

Piotr Zielinski mengemas dua gol ketika Napoli bangkit dari tertinggal dua gol untuk menang 3-2 atas AC Milan dan memberikan debut kandang tidak terlupakan bagi pelatih baru Carlo Ancelotti, khususnya karena melawan tim di mana ia menghabiskan delapan tahun karier kepelatihannya.

Penyerang Gonzalo Higuain juga melakukan debutnya untuk AC Milan menyusul peminjamannya dari Juventus, namun ia tidak dapat berbuat banyak.

Gelandang Miralem Pjanic membawa Juventus memimpin pada menit ke-30 dengan tembakan dari luar kotak penalti sebelum tim Turin itu menambahi gol kedua pada menit ke-75.

Umpan silang mendatar Joao Cancalo dari sisi kanan dapat diintersep kiper Lazio Thomas Strakosha namun tidak sempurna, sehingga ia justru mendorong bola ke kaki Ronaldo.

Ronaldo membelokkan bola ke gawang dengan kaki kananya namun tumit kirinya memblok tembakan, bola kemudian memantul menuju jalur pergerakan Mandzukic yang meneruskannya untuk masuk ke gawang.

Upaya terdekat Ronaldo untuk mengemas gol perdananya terjadi pada menit ke-71, yang dapat dengan brilian diarahkan ke gawang oleh sang kiper yang berasal dari Albania.

Kiper Juventus Wojciech Szczesny, yang kembali dipilih ketimbang rekrutan baru Mattia Perin, melakukan dua penyelamatan kunci pada babak pertama, membelokkan tembakan Senad Lulic ke tiang gawang dan kemudian keluar dari gawangnya untuk memblok gebrakan Marco Parolo.

"Sepak bola Italia benar-benar berbeda dengan Spanyol. Ronaldo memahaminya dan ia menyesuaikan diri dengan sangat baik," kata pelatih Juventus Massimiliano Allegri.

"Terdapat risiko terbuai antusiasme yang diciptakan oleh penampilan kandang perdana Ronaldo," tambah sang pelatih, yang memilih untuk memainkan Blaise Matuidi dan Frderico Bernardeschi serta menyimpan Paulo Dybala dan Juan Cuadrado.

"Saya memiliki skuad yang sangat kuat dan harus mengevaluasi semua orang. Saat ini kami memerlukan karakteristik-karakteristik di lini tengah," ucapnya. "Ada saat-saat kami terlalu ingar-bingar dan momen-momen lain ketika kami bersantai. Kami harus menemukan keseimbangan yang lebih baik." AC Milan mengejutkan publik San Paolo ketika sepakan voli Giacomo Bonaventura membawa mereka memimpin pada menit ke-15, dan Davide Calabria membukukan gol kedua dari operan cerdik Suso empat menit setelah pergantian babak.

Zielinski mencetak satu gol balasan tiga menit kemudian, menggulirkan bola ke sudut jauh dari tepi kotak penalti setelah Milan kehilangan bola di area pertahanannya sendiri, dan dari sana kebangkitan Napoli terlihat akan terwujud.

Pemain Polandia itu menyamakan kedudukan pada menit ke-67 setelah upaya sapuan bola Milan dari tendangan sudut mendarat di kakinya, dan pemain pengganti Dries Mertens melengkapi kebangkitan timnya saat pertandingan tinggal menyisakan sepuluh menit, membelokkan umpan silang mendatar Allan ke tiang jauh.

Terdapat kegembiraan besar lainnya tidak lama kemudian ketika tembakan Higuain melebar dari satu-satunya peluang bersihnya sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini membuat Napoli, yang merupakan runner up musim lalu di bawah Maurizio Sarri, mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertamanya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar