Partai Demokrat masih bungkam soal rapat darurat

id Sby,Demokrat

Arsip-Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menikmati Kopi 08 yang disajikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo, saat keduanya bertemu di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Senin, pukul 10.00 WIB. (DPP Partai Gerindra) (DPP Partai Gerindra/)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Sejumlah politisi Partai Demokrat mulai meninggalkan kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Yudhoyono, dan bungkam soal pembahasan rapat darurat yang berlangsung mulai 12.30 WIB tersebut.

Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, saat keluar dari kediaman Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, mengatakan, tidak dapat memberikan informasi apa pun terkait pertemuan itu.

"Sekali lagi jangan dipaksa memberikan pernyataan yang kami sudah sepakat tidak berkomentar dan saya tidak diberi kewenangan untuk berkomentar," ujar Syamsuddin.

Menurut dia, rapat itu masih berlanjut hingga waktu yang belum ditentukan.

Ada juga politisi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, dan Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari, meninggalkan kediaman Yudhoyono pula.

Setali tiga uang, keduanya tidak mau berkomentar perihal pembahasan rapat yang digelar dua jam setelah kedatangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ke rumah Yudhoyono.

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi yang juga meninggalkan kediaman SBY pun enggan berkomentar.

"Nanti akan dilanjutkan lagi, sabar ya, tunggu saja," ucap dia.

Petinggi Partai Demokrat yang masih berada di rumah Yudhoyono, antara lain Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, Wakil Ketua Umum DPP Demokrat, Syarief Hasan, dan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar