Sumsel harus cetak atlet kelas olimpiade

id koni jawa barat,Brigjen TNI Ahmad Saefudin,berita sumsel,berita palembang,Jakabaring Sport City,Pekan Olahraga Nasional,Light Rail Transit,SEA Games X

Arsip- Sejumlah atlet pelatnas bowling Asian Games 2018 berlatih di Arena Sinar Mas Bowling Center, Palembang,. (ANTARA Sumsel News/Nova Wahyudi/dol)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI Ahmad Saefudin menilai Sumatera Selatan sudah seharusnya mencetak atlet berkelas olimpiade karena memiliki kompleks olahraga Jakabaring Sport City di Palembang dengan sejumlah venue berstandar internasional.

"Kalau saya lihat, harus itu, Sumsel harus mencetak atlet kelas dunia, kelas olimpiade. Mana ada di daerah lain yang memiliki kawasan JSC seperti ini, jangankan di Indonesia, di negara maju saja belum tentu," kata Saefudin di Palembang, Selasa.

Saefudin tak menyangkal bahwa dirinya berdecak kagum dengan keberadaan JSC yang memiliki 20 arena olahraga bertaraf internasional dan seluruh arena berada di satu kawasan di tengah kota.

"Mana ada yang seperti ini, hanya 5-10 menit saja berjalan kaki ke setiap arena, semua ada di sini, mulai dari wisma atlet, dinning hall, dan lainnya," kata dia.

Hanya saja, ia mengingatkan agar Sumsel idak terlena dalam kesibukan sebagai penyelenggara event olahraga saja, karena yang terpenting bagaimana caranya agar venue olahraga berkelas internasional ini melahirkan atlet berkelas dunia pula.

Oleh karena itu, atlet daerah harus dibina secara sistematis dan berkesinambungan seperti yang dilakukan Jawa Barat. Selain itu, kesejahteraan atlet juga jangan diabaikan demi prestasi jangka panjang.

Boleh saja, lanjutnya, kebijakan daerah membangun infrastruktur terlebih dahulu tapi tetap saja muaranya untuk mencetak atlet sendiri yang bisa mewakili negara di ajang olimpiade.

"Soal infrastruktur, kami akui kalah jauh dengan Sumsel. Tapi jangan ditanya untuk prestasi, saat ini Jabar masih yang terbaik di Indonesia. Ada 215 atlet Jabar yang terpilih turun di Asian Games," ujarnya.

Secara bertahap Jabar membenahi infrastruktur olahraganya. Peran sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 membuat Jabar memiliki lima stadion berstandar internasional yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Selain itu, Jabar juga memiliki arena olahraga berstandar internasional di pusat-pusat pendidikan dan instansi pemerintah.

Langkah Jabar ini untuk meningkatkan infrastruktur olahraga dan ini sudah dilakukan Sumsel sejak menjadi tuan rumah PON XVI 2004 di Palembang, kemudian menjadi tuan rumah SEA Games XXV 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asian University Games 2014.

Kini Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games XVIII 2018 pada 18 Agustus-2 September mendatang. Sumsel bukan saja menambah arena olahraga bertaraf internasional, tapi juga infrastruktur penunjang lainnnya seperti Light Rail Transit (LRT) dan rumah sakit modern.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar