Sejumlah masyarakat OKU masih membuang sampah di sungai

id DLH OKU,sampah,tumpukan sampah,sungai ogan,sungai

Sejumlah masyarakat OKU masih membuang sampah di sungai

Dokumen - Sampah yang tertahan di anak sungai. (ANTARA News Sumsel//Feny Selly/13)

Baturaja  (ANTARA News Sumsel) - Sejumlah masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan masih melakukan kebiasaan membuang sampah di sungai sehingga sumber air di wilayah itu menjadi tercemar.

"Khususnya masyarakat yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) masih membuang sampah sembarangan di Sungai Ogan sehingga sangat kami sesalkan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ogan Komering Ulu (OKU), Slamet Riyadi di Baturaja, Sabtu.

Akibat masih tingginya kebiasaan buruk ini, kata dia, volume sampah di sungai menjadi meningkat hingga menyumbat aliran siring kawasan DAS tersebut.

Dia mengakui, petugas kebersihan terpaksa bekerja ekstra guna membersihkan sampah di saluran air tersebut agar tidak tersumbat.

"Jumlah sampah yang kami angkut dari siring DAS mulai kawasan Kelurahan Sukajadi ini mencapai dua dump truk sampah," ungkapnya.

Menurut dia, tumpukan sampah rumah tangga maupun barang bekas ini akibat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya di perairan Sungai Ogan.

"Kebiasaan buruk ini tentunya dapat mencemari air sungai dan akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat itu sendiri," jelasnya.

Dia berharap, masyarakat di kawasan DAS dapat mengubah kebiasaan buruk dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat yaitu membuang sampah pada tempatnya
.
"Harus mengubah kebiasaan lama dengan tidak lagi membuang sampah di sungai namun pada tempat yang telah disediakan agar petugas kebersihan lebih mudah mengangkutnya untuk dibuang ke tempat penampungan akhir," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar