DPRD minta Pemkot Palembang sukseskan Asian Games

id dprd palembang,pemkot palembang,asian games

Arsip- Jelang Asian Games 2018 pengecatan ulang Jembatan Ampera mulai dikerjakan sejumlah pekerja. Pengecatan diperkirakan hingga 45 hari kedepan dengan tetap mempertahankan warna merah sebagai warna asli Jembatan Ampera (10/5/18)(ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Sejumlah anggota fraksi DPRD Palembang menyampaikan beberapa keluhan masyarakat yang mereka terima terkait perkembangan kota Palembang dan meminta agar hal itu tidak terjadi khususnya Asian Games mendatang. 

Seperti yang disampaikan anggota fraksi golkar, Lailata Rida yang meminta dinas perhubungan Palembang bekerjasama dengan satuan lalu lintas untuk menertibkan kendaraan tertentu yang masuk di jalan protokol. 

"Seperti becak motor atau bentor, kendaraan bermuatan besar atau gerobak untuk tidak melintasi jembatan ampera yang menyebabkan kemacetan," ujarnya pada rapat paripurna di Palembang, Selasa (10/7).

Ia juga berharap pemkot dapat menertibkan parkir liar di beberapa titik yang justru mengakibatkan kemacetan. Belum lagi, kata dia permasalahan sampah agar OPD yang berkaitan untuk menuntaskan permasalahan sampah yang masih berserakan di titik tertentu serta di saluran. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh fraksi demokrat Zainal Abidin bahwa palembang yang akan menjadi tuan rumah asian games harus menjadi yang terbaik. Misalnya menuntaskan kemacetan dan mengatur para driver online agar tidak parkir sembarangan sehingga menyebabkan kemacetan baru. 

"Kami minta ke pihak berwenang untuk mengajak dan menghimbau secara baik terhadap driver online untuk tidak parkir sembarangan khususnya saat Asian Games," paparnya. 

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan semua masukan yang disampaikan fraksi akan ditindak dengan baik. Pemkot terus berbenah untuk mensukseskan Asian Games. 

"Kami terus meningkatkan apa yang sudah menjadi tugas kami, salah satunya mensukseskan Asian Games," tukasnya.
 
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar