Pembukaan Piala Dunia melibatkan gadis sebagai "Anak Gawang"

id Piala dunia,berita sumsel,berita palembang,anak gawang,fifa,piala dunia rusia

Piala Dunia 2018 di Rusia. (FIFA.com)

Agryz (Antara/Reuters) - Kelompok berisi 14 gadis Rusia akan bertindak sebagai "anak gawang" pada pertandingan pembukaan Piala Dunia pada Kamis, pertama kalinya grup yang seluruhnya berisi perempuan melakukan hal tersebut.

Gadis-gadis itu, yang usianya berkisar antara 13 sampai 16 tahun, berasal dari Agryz, kota kecil dengan penduduk berjumlah 19.000 orang sekitar 800 kilometer ke arah Timur dari Moskow, terpilih oleh tim nasional Rusia setelah masuk dalam daftar kandidat sponsor untuk kategori "peserta yang menginspirasi" untuk turnamen sepak bola junior nasional.

"Ini seperti dongeng untuk mereka," kata pelatih mereka, Ildar Idiyatov.

Sebanyak 14 gadis itu, yang bermain sepak bola untuk tim di wilayah Rusia Tartarstan, akan menjadi sorotan dunia ketika mereka mengembalikan bola pada pertandingan Grup A antara Rusia melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki di Moskow.

Komite panitia lokal Piala Dunia mengatakan sebanyak 776 anak akan bekerja sebagai anak gawang pada turnamen yang menampilkan 64 pertandingan ini, namun grup yang seluruhnya berisi perempuan inilah yang beroperasi pada pertandingan pertama turnamen akbar.

"Perempuan bukan jenis kelamin yang lemah, kami selalu siap untuk bersaing dengan laki-laki di level yang sama," kata Daria Vasilyeva, salah satu anak gawang perempuan yang terpilih untuk pertandingan pembukaan.

"Pada Piala Dunia, kami semua bersatu dan kami semua bernilai dan juga dapat memberikan bola kepada tim-tim sepak bola."
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar