Pedagang pempek keluhkan kenaikan bahan baku

id pempek,bahan baku pempek,berita sumsel,berita palembang,kenaikan bahan baku,ikan,sagu,gula

Pedagang pempek keluhkan kenaikan bahan baku

Arsip- Pedagang makanan khas Pempek . (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pedagang pempek Palembang, Sumatera Selatan mengeluhkan kenaikan sejumlah harga bahan baku seperti gula merah, tepung terigu, dan ikan.

"Sekarang ini harga bahan baku pembuatan pempek bergerak naik, kenaikan bahan baku yang cukup tinggi terutama ikan gabus yang saat ini melonjak hingga Rp75.000 per kilogram dari kondisi normal Rp45.000/kg," kata pemilik kedai pempek Sodop Fakhlani, di Palembang, Kamis.

Sementara harga gula merah sekarang ini mencapai Rp24.000/kg atau mengalami kenaikan sekitar Rp5.000/kg, tepung terigu Rp19.000/kg mengalami kenaikan sekitar Rp1.500/kg.

Ikan gabus diprediksi akan terus bergerak naik, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri bisa mencapai Rp90.000/kg.

Kenaikan harga bahan baku pembuatan pempek diharapkan bisa dikendalikan aparat terkait sehingga tidak membebani pengelola usaha makanan khas daerah ini.

Kenaikan harga bahan baku sangat memberatkan pengusaha kecil seperti dirinya, karena harga jual pempek tidak mungkin dinaikkan pada kondisi harga bahan baku mengalami kenaikan yang cukup tinggi, ujarnya.

Sementara pedagang ikan di pasar tradisional Sekip Ujung Suwandi menjelaskan kenaikan harga ikan gabus bahan baku pembuatan pempek tersebut dipengaruhi pasokan ikan yang beberapa hari terakhir mengalami penerunan.

Pasokan ikan dari sejumlah daerah sekitar Palembang ke pasar ini sedikit menurun sementara permintaan meningkat sehingga mempengaruhi harga jual.

Tingginya harga ikan gabus akhir-akhir ini mengakibatkan menurunnya permintaan masyarakat yang berdampak pula terhadap penghasilan.

Penjualan ikan gabus dalam kondisi harga tinggi sekarang ini paling banyak 100 kg per hari, padahal jika dalam kondisi harga normal bisa mencapai 200 kg lebih, kata pedagang ikan itu.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar