Menpora promo Asian Games lewat jaket buatan lokal

id menpora,jaket asian games,jaket menpora,logo asian games,imam nahrawi

Menpora Imam Nahrawi menggunakan jaket warna merah berlogo Asian Games 2018 (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/016/18)

....Jaket ini buatan seorang teman, industri lokal....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mencoba mempromosikan pagelaran pesta olahraga se-Asia Asian Games 2018 lewat jaket yang dia kenakan.

Pada kunjungan ke Palembang kali ini dia meninjau sejumlah venue Asian Games sekaligus serah terima gedung boling center. Penampilan  Menpora terlihat berbeda. Ia datang dengan setelan sportif celana hitam, kaus hitam dan jaket warna merah terang.

Pada jaket tersebut di lengan kiri  tertulis Asian Games 2018, di bagian pungung bergambar tiga maskot Asian Games Kaka Bhin Bhin dan Atung ditambah beberapa cabang olahraga, sementara di lengan kanan dan dada bergambar logo Asian Games yang melambangkan slogannya "Unity in the diversity".

Pada acara Rabu (30/5) di kawasan Jakabaring Sport City Palembang, ia memilih untuk mengganti jaket yang ia kenakan, Kali ini ia tampil dengan warna hitam.
Menpora Imam Nahrawi menggunakan jaket warna merah berlogo Asian Games 2018 (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/016/18)

"Jaket ini buatan seorang teman, industri lokal," ungkap Imam sembari tersenyum saat ditanyai perihal jaketnya usai meninjau shooting range (arena menembak), Rabu.

Saat ditanya apakah boleh membuat sendiri kaos atau jaket berlogo Asian Games ia memberikan kode dengan tangannya dan kepalanya sembari senyum seolah mengatakan silahkan saja.

"Boleh saja, tetapi sesuai dengan perjanjian kita dengan sponsor tidak boleh diperjualbelikan di area-area pelaksanaan Asian Games, di luar itu silahkan,"ujar dia.

Menurut dia, siapa saja boleh berkreasi mendesain outfit berlogo Asian Games, karena itu bagian dari ikut serta mempromosikan Asean Games pada masyarakat.
Menpora Imam Nahrawi menggunakan jaket warna merah berlogo Asian Games 2018 (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/016/18)
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar