Perbaikan jalan Gandus Palembang 1 Km telan dana Rp5,8 miliar

id jalan rusak,jalan gandus,pekerjaan umum,palembang

Perbaikan 1 km jalan di Gandus Palembang hampir rampung. Perbaikan menyedot anggaran Rp5,8 milyar (ANTARA News Sumsel/Kiki Munajar/Erwin Matondang/18)

....Jadi kami tidak mengejar panjang jalan, namun yang menjadi prioritas adalah kualitasnya, bisa saja dengan dana Rp5,8 milyar kami kerjakan sepanjang 4 km,  namun baru satu tahun akan rusak lagi....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir di Kecamatan Gandus Palembang sepanjang 1 Km yang hampir rampung dikerjakan sejak awal Maret lalu menelan biaya senilai Rp5,8 miliar.

"Pada 2018 Pemerintah Kota Palembang telah menganggarkan Rp5,8 miliar untuk perbaikan jalan Gandus sepanjang 1 kilometer dari total 4 kilometer." kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kota Palembang, Bastari di Palembang, Sabtu.

Dia mengatakan titik yang paling parah hanya sepanjang 1 km dan menjadi prioritas utama perbaikan, untuk sisanya 3 km jalan yang belum diperbaiki akan dianggarkan tahun depan.

"Jadi kami tidak mengejar panjang jalan, namun yang menjadi prioritas adalah kualitasnya, bisa saja dengan dana Rp5,8 milyar kami kerjakan sepanjang 4 km,  namun baru satu tahun akan rusak lagi,” kata dia.

Bastari juga mengatakan perbaikan jalan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Kualitasnya sudah sesuai standar yakni dengan ketebalan pondasi 10 cm, ketebalan beton 28 cm.

Sementara itu perbaikan Jalan Karim Kadir di Kecamatan Gandus yang hampir rampungini juga dipantau Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib.

"Saya minta para pekerja agar pekerjaan dikebut sehingga sebelum lebaran sudah selesai. Jadi masyarakat dapat menggunakan jalan yang sudah lebih mulus dari sebelumnya," ungkap dia. 

Selain itu, Najib mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah. Salah satunya menerapkan peraturan larangan melintas bagi kendaraan yang bertonase besar karen bisa menjadi penyebab kerusakan. 
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar