Faktor pergerakan awan penyebab cuaca ekstrim

id Cuaca,BMKG,cuaca ekstrim,Info sumsel,Berita sumsel

Ilustrasi (Ist)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Cuaca ekstrim yang begitu cepat berubah di Palembang semisal  panas menyengat lalu tiba tiba hujan deras menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.

“Penyebab cuaca ekstrim ini karena tekanan rendah dari awan di selat Kalimatan” kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Nuga Putrantijo di Palembang, Rabu.

Nuga mengatakan tekanan rendah tersebut disebabkan oleh gerak belok awan.

“Secara teori di Sumatera Selatan awan berbelok dari tenggara ke timur laut, dari belokan awan itu menyebabkan kumpulan awan, udara membuat uap air saat belokan sehingga timbulah tekanan rendah tersebut” jelasnya.
. Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Nuga Putrantijo (15/5) (ANTARA News Sumsel/Fernando Tri Tanjung/Erwin Matondang/18) (ANTARA News Sumsel/Fernando Tri Tanjung/Erwin Matondang/18/)


Penanggulangan yang dilakukan BMKG yakni dengan pemberian peringatan dini kepada masyarakat mengenai jangka waktu timbulnya cuaca ekstrim, dengan begitu masyarakat dihimbau dapat selalu memantau perkembangan informasi dari BMKG.

“Peringatan diberikan melalui website, media sosial, dan instansi terkait yang selalu diperbarui setiap jam” tutupnya.
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar