Musi Banyuasin optimalkan peran penyuluh pertanian

id pertanian,penyuluh pertania,sawah,pemkab muba,optimalkan penyuluh,petani,kebun sawit,kelapa sawit

Dokumen - Lahan pertanian (ANTARA)

Musi Banyuasin (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan berupaya mengoptimalkan peran penyuluh pertanian untuk mendukung program swasembada pangan serta peremajaan kebun karet dan kelapa sawit.

"Ratusan penyuluh dari penyuluh pegawai negeri sipil (PNS) fungsional, tenaga penyuluh pendamping (TPP) dan non-PNS akan didorong melakukan pembinaan kepada petani untuk meningkatkan produksi dan memperluas lahan," kata Sekda Musi Banyuasin Apriyadi, di Sekayu, Rabu.

Menurut dia, untuk memberdayakan penyuluh di kabupaten ini, pihaknya rutin melakukan pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan.

Melalui upaya tersebut diharapkan penyuluh bisa bersinergi dan melaksanakan tugasnya lebih semangat, inovatif dalam menyampaikan informasi dan mampu memotivasi petani bekerja keras untuk meningkatkan produksi, katanya.

Dia menjelaskan, peran tenaga penyuluh sangat besar untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, karet dan kelapa sawit di "Bumi Serasan Sekate" ini.

Dengan kemampuan penyuluh menyampaikan informasi kepada para petani, dapat mendorong peningkatan produksi sawah yang selama ini hanya satu kali berproduksi dalam setahun bisa meningkat menjadi dua kali dalam setahun.

Begitu pula dengan kebun karet dan kelapa sawit bisa menghasilkan getah karet dan tandan buah segar (TBS) yang lebih banyak dan memiliki kualitas tinggi, katanya.

Kabupaten Musi Banyuasin memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas, masyarakat di daerah ini didorong untuk memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal.

Dengan memanfaatkan potensi daerah secara maksimal diharapkan masyarakat di daerah ini bisa memiliki penghasilan yang cukup besar yang tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tetapi juga untuk membiaya pendidikan anak hingga ke jenjang yang tinggi dan kebutuhan lainnya, ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar