Cara menyiapkan tubuh jelang Ramadan

id makan,puasa,bulan ramadhan,berita sumsel,berita palembang,persiapan puasa,berita antara,waktu tidur,makanan sehata,makanan sehat,diabetes, darah tingg

Makanan sehat. (pixabay.com)

Jakarta (ANTARA/Alarabiya) - Bulan Ramadan sebentar lagi. Bagi umat Muslim yang akan segera melaksanakan ibadah puasa perlu menyiapkan tubuh agar mulai terbiasa beraktivitas tanpa menyesap kopi di pagi hari atau ngemil di sore hari.

Persiapan itu akan membuat bulan puasa jadi lebih mudah dijalani. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyiapkan diri jelang puasa:

1. Makan sedikit tapi sehat

Konsep "makanlah sepuasnya selagi bisa sebelum puasa" nyatanya bukanlah hal yang tepat dilakukan jelang puasa.

Perilaku tersebut hanya akan meningkatkan nafsu makan dan membuat puasa lebih sulit dijalani.

Mulai kurangi porsi makan sejak sekarang, buat tubuh terbiasa dengan porsi makanan yang sedikit dengan kalori yang sedikit pula.

Tak cukup hanya mengurangi kuantitas asupan makan tapi harus fokus di kualitas makanan juga. Hindari makanan berat, garam dan gula yang bisa memicu reaksi-reaksi tak diinginkan serta membuat nafsu makan jadi lebih tinggi.

2. Stop ngemil

Mulai sekarang biasakan hanya makan tiga kali makan besar dalam sehari, sarapan, makan siang dan makan malam. Jangan ngemil di waktu-waktu selain itu karena saat puasa hanya akan makan saat sahur dan berbuka.

3. Kurangi kafein

Para pecinta kopi, jika ingin terhindar dari rasa sakit kepala selama puasa, mulai sekarang biasakan kurangi minum kopi.

Caranya, beralih ke kopi tanpa kafein atau decaff, segelas kopi sehari dan akhirnya bisa minum segelas kopi decaff sehari.

4. Stop rokok

Perokok yang tak menyiapkan diri sebelum puasa akan mengalami sejumlah gejala seperti lekas marah, gelisah, tidak sabar, dan sulit berkonsentrasi selama jam-jam puasa.

5. Mulai atur jadwal tidur

Bulan Ramadan akan membuat gaya hidup kita berubah, demikian juga dengan pola tidur kita. Maka siapkanlah jadwal tidur. Contohnya tidurlah lebih awal dan bangun saat jam sahur.

6. Cek dokter

Jika Anda khawatir dengan kemampuan tubuh untuk berpuasa, misalnya karena diabetes, darah tinggi atau sekedar maag, ini adalah saat yang tepat untuk cek dokter, demikian dikutip dari english.alarabiya.net.

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar