Pemprov Sumsel tingkatkan pembinaan anak bermasalah

id anak terlantar,anak, pengemis,dinsos,alex noerdin,gubernur sumsel,pemprov sumsel,pembinaan anak

Warga penyandang sosial (ANTARA News Sumsel/Evan Ervani)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meningkatkan pembinaan anak telantar atau anak-anak yang memiliki masalah sosial dengan melibatkan sukarelawan dari yayasan sosial yang peduli anak.

"Pembinaan terhadap anak yang memiliki masalah sosial yang selama ini dilakukan di panti sosial akan terus ditingkatkan dengan mendorong Dinas Sosial dan sukarelawan dari yayasan sosial yang memiliki kepedulian terhadap mereka agar bisa menikmati masa kecilnya sebagaimana anak-anak pada umumnya," kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Palembang, Senin.

Menurut dia, peningkatan pembinaan terhadap anak yang memiliki masalah sosial perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya permasalahan sosial di lingkungan masyarakat dalam provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu.

Jika anak-anak yang terlantar tidak mendapat perhatian dan pembinaan, keberadaannya di tengah-tengah masyarakat akan menimbulkan masalah sosial bahkan lebih dari itu seperti melakukan tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.

Untuk mencegah timbulnya masalah tersebut, dalam pembinaan, pihaknya berupaya memberikan pelatihan ketrampilan tertentu sesuai minat dan bakat anak-anak bermasalah itu serta diberikan bantuan modal usaha.

Dia menjelaskan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa tidak boleh dibiarkan tumbuh tanpa pembinaan yang baik, oleh karena itu Dinas Sosial dan pihak lain didorong bersinergi untuk bersama-sama melakukan kegiatan pembinaan terhadap anak-anak yang memiliki masalah sosial.

"Melalui kegiatan tersebut diharapkan anak-anak yang memiliki masalah sosial bisa dikembalikan ke tengah-tengah masyarakat, bermanfaat bagi lingkungan, dan memiliki masa depan yang baik," kata Alex.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar