Pemain Sriwijaya FC Zulfiandi dipanggil perkuat timnas

id pemain sfc,zulfiandi,zulfiandi perkuat timnas,anniversari cup,sriwijaya fc,sfc,zulfiandi dipanggil timnas,laskar wong kito

Pesepak bola Sriwijaya FC Zulfiandi (kanan) merupakan pemain Timnas U-19 mengikuti latihan perdana bersama Sriwijaya FC di Stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang, Senin (4/12). (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/17)

....Selesai melawan Persebaya nanti saya tidak pulang ke Palembang tapi langsung ke Jakarta gabung bersama timnas....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemain tengah Sriwijaya FC Zulfiandi dipastikan menjadi satu-satunya wakil "Laskar Wong Kito" yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia Luis Milla untuk mengikuti turnamen PSSI Anniversary Cup 2018.

Mantan penggawa Bhayangkara FC itu dijadwalkan bergabung dengan skuad Garuda usai Sriwijaya FC melakoni laga pekan kelima Gojek Liga 1 kontra Persebaya Surabaya, Minggu (22/4).

"Selesai melawan Persebaya nanti saya tidak pulang ke Palembang tapi langsung ke Jakarta gabung bersama timnas," ujar Zul yang dihubungi dari Palembang, Sabtu.

Menurut dia, ajang tersebut menjadi kesempatan Timnas mematangkan kualitas sebelum menghadapi Asian Games 2018 karena lawan yang dihadapi pada Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, adalah Bahrain, Uzbekistan dan Korea Selatan.

"Bagi saya ini kesempatan untuk menambah jam terbang sebelum turun di Asian Games nanti. Selain itu kesempatan bagus untuk mengukur kekuatan karena lawan yang akan dihadapi tim-tim kuat di kawasan Asia," kata dia.

Turnamen Anniversary Cup 2018 akan dimulai pada 27 April. PSSI memanggil sebanyak 24 pemain yang harus berkumpul pada 23 April nanti di Jakarta.

Sebelum laga dimulai, Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla berkeinginan untuk melakukan training center lebih dulu di Lapangan ABC Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Zul berharap kehadirannya di Timnas Indonesia bisa memberikan nilai positif dan kontribusi maksimal.

"Intinya ingin memberikan terbaiklah jika dipercaya pelatih untuk tampil apalagi demi timnas Indonesia," kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar