Pembebasan lahan KEK Sumsel terus dikebut

id kawasan ekonomi khusus,kek tanjung api-api,pembangunan kek terus dikebut,lahan,pembebasan lahan,tanjung api-api

Arsip - Kawasan Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) Kabupaten Banyuasin, Sumsel (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/17)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pembebasan lahan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan terus dikebut agar pembangunannya lebih optimal.

"Pembebasan lahan itu kini telah mencapai seluas 87 hektare dan itu terus dikebut sehingga semuanya dapat diselesaikan," kata Dirut PT Sriwijaya Mandiri Sumsel IGB Surya Negara di Palembang, Kamis.

Pihaknya sekarang terus melaksanakan sosialisasi pada masyarakat di kabupaten tersebut, sehingga ganti rugi lahan masyarakat secepanya dapat dirampungkan,

Menurut IGB Surya Negara yang Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Keuangan itu,  memang,  besaran dana ganti rugi tersebut ada tim sendiri yang menentukan atau disesuaikan dengan aturan.

Namun, ujar dia, lahan tersebut masih berstatus pengakuan hak sehingga harga jualnya tidak terlalu tinggi. Penyelesaian secara administrasi lahan KEK sudah mencapai 75 persen tetapi infrastruktur masih rendah.

Hal ini terkait belum seluruhnya pembesan lahan diselesaikan sehingga pembangunan belum maksimal, kata dia.

Dia mengatakan, KEK sebagai kawasan pendongkrak perekonomian daerah sehingga pembangunannya harus dikebut.

Bahkan KEK menjadi andalan Sumsel dalam meningkatkan lapangan kerja sehingga harus didukung bersama, tambah dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar