Jelang Ramadan, Tim satgas OKU pantau harga pangan

id tim satgas,pantau harga sembako,sembako,satgas pangan polres oku,pedagang,pangan,pasar sembako,pasar tradisional,bulan puasa,jelang ramadan harga naik

Dokumen - Warga membali barang kebutuhan pokok pada operasi pasar yang digelar Bulog (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/17/i016)

Baturaja (ANTARA News Sumsel0 - Tim Satgas Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memantau harga pangan di sejumlah pasar tradisional di wilayah itu menjelang bulan suci Ramadhan 2018.

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP NK Widayana Sulandari melalui Paur Humas, Ipda Yulia Fitri di Baturaja, Rabu mengatakan tim satgas memantau harga pangan guna mengantisipasi lonjakan harga sembilan bahan pokok  menjelang Ramadhan seiring dengan permintaan pasar yang tinggi.

"Tim satgas hampir setiap hari memantau harga sembako di pasar dan pusat perbelanjaan atau supermarket di Baturaja," katanya.

Menurut dia, saat ini terdapat beberapa produk sembako seperti harga telur mengalami kenaikan kisaran Rp1.000 per kilogram dari sebelumnya setiap satu kilogram dipatok Rp19.000 naik menjadi Rp20.000 perkilogramnya.

"Sudah ada harga sembako yang naik seperti? telur. Namun kenaikannya masih dalam batas kewajaran," jelasnya.

Untuk harga beras saat ini sudah stabil diharga Rp10.000 perkilogram setelah sebelumnya sempat melonjak sebesar Rp13.000 perkilogramnya.

Jika terjadi kenaikan harga yang sangat drastis, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim satgas pangan dari intansi lain di pemerintahan daerah setempat guna mencari solusi untuk mengatasi masalah lonjakan tersebut.

Langkah yang dilakukan pihaknya bersama tim satgas dari instansi lain tersebut jika terjadi lonjakan harga seperti melakukan operasi pasar guna mencari penyebabnya.

Bila lonjakan harga disebabkan ulah oknum pedagang nakal yang mencari keuntungan lebih besar maka akan ditindak tegas secara hukum.

"Penimbun pangan juga bisa dipidanakan. Kami akan melakukan berbagai upaya agar harga sembako tetap stabil menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini," ungkapnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar