Jembatan runtuh di Pedamaran OKI segera diperbaiki

id jembatan,jembatan runtuh,perbaikan jembatan OKI,plt bupati oki,dinas pekerjaan umum,PUPR,akses jembatan padamaran,jembatan runtuh diterjang air

Arsip - Jembatan roboh akibat diterjang banjir (ANTARA/Ferri Arianto)

Kayuagung  (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Ogan Kemiring Ilir, Sumatera Selatan, akan segera memperbaiki jembatan runtuh di Kecamatan Pedamaran karena menjadi satu-satunya akses penghubung antara Desa Cinta Jaya dan Pedamaran II.

Plt Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H M Rifa`i di Kayuagung, Senin, mengatakan perbaikan mulai dilakukan Senin ini setelah dilakukan survei pada Minggu (15/4) menyusul kejadian runtuhnya tersebut pada Jumat (13/4).

"Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan berusaha semaksimal mungkin agar jembatan ini dapat segera difungsikan kembali," kata dia.

Ia mengatakan pemerintah sementara ini menyediakan perahu untuk tetap menjaga akses warga dalam menyeberangi sungai.

Menurutnya, untuk memperbaiki jembatan itu secara keseluruhan akan dilakukan menggunakan dana APBD Perubahan.

"Masih membutuhkan waktu. Meskipun demikian, kami berusaha semaksimal mungkin memperbaiki jembatan yang memiliki panjang 100 meter ini," ujar dia.

Sebelumnya, jembatan ini runtuh diduga karena terjangan air di Sungai Babatan yang disertai material lainnya, termasuk rumput serta eceng gondok yang tersangkut di tiang jembatan.

Untuk membersihkan tumbuhan dan material yang ada di sana, menurut Rifa?i, pemerintah akan meminta bantuan perusahaan untuk meminjamkan alat berat.

Camat Pedamaran mengungkapkan runtuhnya jembatan tersebut untuk kali keduanya.

"Beberapa waktu lalu juga sempat roboh dan sudah diperbaiki, kali ini kembali terjadi. Memang tahun ini arus dan debit ari sungai sangat deras," ujar dia.

Runtuhnya jembatan itu menghambat aktivitas dari warga setempat mengingat di Desa Cinta Jaya terdapat sekitar 3.000 kepala keluarga.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar jembatan dapat segera diperbaiki agar dapat kembali digunakan oleh warga.

Sementara itu, setelah runtuhnya jembatan itu, baik warga maupun petugas dari Dinas PUPR bersama-sama membersihkan tumbuhan dan material yang tersangkut di tiang jembatan.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar