Kawasan olahraga Jakabaring miliki jaringan air minum

id air minum, jakabaring Palembangu, PUPR,bangun, jaringan, pam,kawasan olahraga

Kawasan olahraga Jakabaring miliki jaringan air minum

Dok. -Sejumlah pelajar minum air dari kran yang siap minum (ANTARA Sumsel)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk memenuhi kebutuhan air di Kompleks Olahraga Jakabaring Palembang.

"Betul, untuk memenuhi pasokan air di Kompleks JSC, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya telah menyelesaikan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) JSC dengan anggaran APBN tahun 2017 sebesar Rp14,51 miliar," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Basuki menjelaskan, sebagaimana diketahui publik, kompleks JSC akan menjadi salah satu tempat perhelatan agenda olahraga terbesar di Asia yakni Asian Games ke-18/2018. Beberapa cabang olahraga akan dipertandingkan seperti menembak, dayung, roller sport (skateboard), bowling, dan sepakbola.

Selain Asian Games ke-18, pada masa depan komplek olahraga ini juga akan menjadi pusat kegiatan olahraga nasional yang tentunya memerlukan pasokan air yang memadai.

Basuki menyebutkan, pengembangan SPAM berupa pembuatan reservoir/tampungan air berkapasitas 300 m3, yang dilengkapi dengan pompa distribusi dan instalasi pengolahan air dengan sistem ultra filtrasi (UF) siap minum berkapasitas 2x2,5 liter per detik dan pembangunan rumah operasi.

Distribusi air dilakukan secara gravitasi dengan menara tampungan air berkapasitas 30 m3 ke seluruh "water fountain" yang berjumlah 50 unit tersebar di area Kompleks JSC. Sumber air baku berasal dari jaringan perpipaan PDAM Kota Palembang.

Sementara untuk venue olahraga di JSC, Kementerian PUPR telah menyelesaikan venue "shooting range" dan dayung. Setelah venue selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan penataan kawasannya dan hingga akhir Maret 2018, progres fisik telah mencapai 45,6 persen.

Pekerjaan penataan kawasan meliputi pembangunan jalan dan pelataran parkir, drainase, pagar keliling kawasan, pos jaga, dan pekerjaan lansekap yang akan selesai Juni 2018

Basuki juga menambahkan, pihaknya mendapat tugas tambahan merenovasi "venue roller sport" (skateboarding) di Kompleks JSC. Saat ini progres pekerjaan baru mencapai 1,06 persen mengingat kontrak baru ditandatangani akhir Februari 2018. Diperkirakan venue ini dapat selesai pada Juli 2018.

Tugas tambahan pembangunan venue lainnya adalah renovasi "venue squash" di Hall D Gelora Bung Karno (GBK), layar dan Jetski di Ancol. Untuk  renovasi venue squash di Hall D GBK, pekerjaan yang akan dilakukan mencakup renovasi gedung dan penambahan kelengkapan empat kubikal squash, tribun, dan lampu.

Kontrak renovasi telah ditandatangani Februari 2018 dan ditargetkan selesai pada Juni 2018.

Sementara untuk venue jetski dan layar di Ancol, progres fisiknya hingga akhir Maret 2018 masing-masing sudah mencapai 27,3 persen dan 17,8 persen. Kedua venue dijadwalkan rampung pada Agustus 2018, namun ditargetkan selesai lebih cepat pada Juli 2018.


 
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar