Satlantas Polres OKU pastikan pengesahan STNK gratis

id satlantas,satlantas polres oku,stnk,pengesahan stnk,stnk gratis,penghapusan pungutan stnk,pajak kendaraan,samsat

Arsip - Pemilik kendaraan bermotor antre membayar pajak tahunan di Kantor Samsat Palembang 1. (ANTARA News Sumsel/Yudi Abdullah/18)

Baturaja  (ANTARA News Sumsel) - Satuan Lalulintas Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memastikan bahwa pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan dalam kepengurusan pajak dokumen tersebut gratis atau tidak dipungut biaya.

"Bagi masyarakat yang ingin mengurus pajak kendaraannya sekarang ini tidak lagi dipungut biaya alias gratis," kata Kasat Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), AKP Candra Kirana Putra di Baturaja, Kamis.

Penghapusan biaya pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ini sudah diterapkan sejak 14 Maret 2018 berlaku di semua sistem Manunggal Satu Atap Samsat se-Indonesia.

Hal tersebut berdasarkan instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengenai biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tentang pengesahan tahunan STNK yang dihapuskan.

"Kebijakan ini merupakan penerapan keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 12/P/HUM/2017 yang telah membatalkan biaya administrasi STNK," kata dia.

Dia mengemukakan, MA membatalkan biaya administrasi pengesahan STNK yang diatur dalam lampiran Nomor E Angka 1 dan 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif atas PNBP yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Kemudian disusul dengan Surat Edaran Mabes Polri untuk memberlakukan keputusan MA tersebut," katanya.

Pihaknya sedang berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayah itu tentang penghapusan biaya pengesahan STNK tersebut.

"Berkaitan dengan aturan baru ini kami sudah mulai melakukan sosialisasi dan memastikan kepada masyarakat yang datang ke Kantor Samsat untuk mengurus pajak kendaraannya bahwa tidak ada lagi biaya alias gratis," ungkapnya.

Dia berharap agar masyarakat di wilayah itu datang sendiri untuk mengurus pajak kendaraannya tidak melalui orang lain guna menghindari ulah oknum calo yang meminta sejumlah bayaran.

"Jangan memakai jasa calo untuk mengurus pajak kendaraan. Lebih baik datang sendiri untuk menghindari pungutan liar," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar