Raflesia maninjau tarik minat peneliti

id Raflesia maninjau,penelitian tumbuhan,bunga langka,ilmuwan,Marambuang, Nagari Baringin,berita sumsel,berita palembang,Cagar Alam Maninjau, Kabupaten A

Raflesia maninjau tarik minat peneliti

Bunga raksasa Rafflesia Arnoldi yang mekar di kawasan hutan lindung. (ANTARA FOTO/David Muharmansyah)

Lubukbasung, Sumbar (ANTARA News Sumsel) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Resor Agam Sumatera Barat menyampaikan tumbuhnya Bunga Raflesia tuan-mudae di Cagar Alam Maninjau, Kabupaten Agam, telah menarik minat sejumlah pihak  menelitinya.

"Sudah ada mahasiswa  jurusan biologi, kehutanan dan lainnya yang meneliti," kata Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra di Lubukbasung, Agam, Sabtu.

Ia menyampaikan pada awal Maret 2018, mahasiswa Universitas Nasional Jakarta melakukan penelitian tentang keanekaragaman hayati jenis jamur di daerah itu.

Sementara puluhan mahasiswa Universitas Negeri Padang juga  berkunjung ke lokasi tumbuh bunga Raflesia pada  Sabtu.

Selain itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat  juga akan melakukan penelitian pada akhir Maret 2018.

"Mereka meneliti tentang Raflesia dan satwa mamalia di sekitar lokasi tumbuh bunga langka tersebut dan telah mengajukan surat ke BKSDA Sumbar untuk penelitian," katanya.

Selain tiga perguruan tinggi tersebut, juga ada mahasiswa perguruan tinggi lainnya sedang menjajaki untuk melakukan penelitian.

Perguruan tinggi yang telah menjajaki itu yaitu  Institut Teknologi Bandung (IPB) Universitas Andalas (Unand), Universitas Bengkulu dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Ia mengatakan bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian di lokasi itu harus mengajukan proposal penelitian ke BKSDA Sumbar.

Setelah itu, mereka harus mengurus surat izin memasuki kawasan konservasi (Simaksi) ke BKSDA Sumbar.

"Sebelum Simaksi keluar, mahasiswa  harus melakukan persentasi dan apabila Simaksi keluar, maka  sudah boleh melakukan penelitian yang didampingi BKSDA Resor Agam," katanya.

Ia menambahkan lokasi tumbuhnya Raflesia tuan-mudae itu berada di Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan.

Saat ini ada sebanyak 43 kuncup bunga Raflesia di lokasi dengan luas sekitar 2x2 meter dan telah mekar sekitar puluhan semenjak akhir 2017 sampai Maret 2018.

"Bunga tersebut ada yang sedang mekar berdiameter 84,8 centimeter semenjak satu minggu lalu," katanya.

Salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Aulia mengatakan pihaknya beserta dua orang teman yang lain sudah mengajukan surat ke BKSDA Sumbar.

Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan bahan untuk presentasi ke BKSDA Sumbar.

"Apabila surat sudah keluar, baru kami melakukan penelitian untuk beberapa hari ke lokasi," katanya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar