Film Marlina pembuka festival film perempuan di Prancis

id Film Marlina,Festival Internasional Film Perempuan,berita sumsel,berita palembang,Tari Panyembrana,Ary Dean, Kadek Puspasari, Ni Luh Puspasari,aspek a

Poster Film Marlina. (ANTARA News Sumsel/Ist)

London (ANTARA News Sumsel) - Film "Marlina", Si Pembunuh Empat Babak, mendapat kehormatan menjadi pembuka Festival Internasional Film Perempuan ke-40 .

Festival internasional films de femmes - di Prancis yang diadakan di Créteil, sekitar 20 km di tenggara Paris, tepatnya Maison des Arts de Créteil  berlangsung tanggal 9-18 Maret.

Film Marlina Si Pembunuh Empty Babak karya sutradara muda Mouly Surya dan diperankan, Marsha Timothy (Marlina) dan Novi (Dea Panendra), mendapatkan kehormatan sebagai film pembuka festival yang diikuti 100 film dari seluruh dunia, demikian Atase Pendidikan KBRI Paris Surya Rosa Putra kepada Antara London, Rabu.

Dikatakannya, sekitar 1000 penonton  memadati bioskop utama ini tidak beranjak sepanjang film diputar. Penonton  sangat menikmati film karya Mouly tampak ketika mereka tergelak  ketika mendengar  kata-kata  "sup ayam", dari tokoh Topan, gadis kecil penjaga warung dan Franz (Yoga Pratama), saudara si pemerkosa, sebab "sup ayam" adalah makanan yang digunakan Marlina  untuk membunuh pencuri dan calon pemerkosanya.

Mereka juga memberi tepuk tangan, saat Franz yang sedang memperkosa Marlina akhirnya dipenggal kepalanya oleh Novi.

Acara pembukaan festival  juga dimeriahkan Tari Panyembrana yang dibawakan Ary Dean, Kadek Puspasari, Ni Luh Puspasari dan Putu Parret. Jackie Buet menyebutnya sebagai kejutan yang disumbangkan KBRI Paris.

Festival International de Films de Femmes) Créteil lahir pertama kali tahun 1979 dari dua tangan wanita Prancis, Jackie Buet dan Elisabeth Tréhard, masing-masing mantan guru dan pengurus salah satu Pusat Budaya di Prancis.

Foestival awalnya bertujuan untuk membantu para sutradara perempuan yang baru dalam pembuatan dan penyebaran film pertama mereka ditengah kondisi perfilman yang didominasi oleh sutraradara laki-Dalam perjalanannya.

Festival ini menjadi salah satu ikon representasi komitmen  keikutsertaaan perempuan dalam pengembangan peradaban, terutama dalam aspek artistik, historik, politik maupun sosial. Festival juga menjadi simbol perjuangan perempuan dalam perang melawan diskriminasi gender, ras, budaya dan starata sosial, terutama dalam perfilman.

Sebanyak 42 film ikut serta dalam kompetisi tahun ini. Film-film tersebut dikelompokkan dalam empat kategori, masing-masing adalah film fiksi panjang, film dokumenter panjang, film fiksi pendek  dan film fiksi khusus yang disutradarai oleh perempuan Eropa.

Pemutaran film-film kompetisi, Festival juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan, seperti debat, pameran, warkshop untuk para siswa, dan pemutaran film-film berkualitas tentang dari dan tentang perempuan.

Pemutaran film Marlina Si Pembunuh Empat Babak yang merupakan film hasil kerja sama Kemenlu Prancis, pemilihan film bergaya western ini tidak lepas dari penampilannya yang mengejutkan di Quinzaine des Realisateurs Festival Film Cannes 2017 lalu.

Penampilan ini akhirnya membuahkan empat nominasi dan mendapatkan penilaian positif dari berbagai media film Prancis. Mouly juga sudah tidak asing lagi di kalangan festival, karena pernah ikut kompetisi.
(T.H-ZG/A.F. Firman)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar