Megawati gunakan hak prerogatif menunjuk Jokowi sebagai Capres 2019

id megawati, megawati soekarnoputri,mega,pdip, ketua umum pdip, jokowi, joko widodo

Jokowi dan Megawati Soekarnoputri (FOTO ANTARA)

Denpasar (ANTARA News Sumsel) - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggunakan hak prerogatifnya untuk menunjuk Joko Widodo sebagai calon presiden yang akan diusung partai politik tersebut pada Pemilu Presiden 2019.

Hal itu dikatakan Megawati dalam sebuah video yang dirilis akun Twitter resmi PDI Perjuangan. Pernyataan Megawati itu dikatakannya di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Denpasar, Bali, Jumat.

"Dengan ini saya menyatakan, calon presiden dari PDI Perjuangan adalah Joko Widodo," kata Megawati dalam video tersebut.

Megawati meminta semua kader PDI Perjuangan siap memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019 dengan semua tenaga dan sumber daya yang ada di partai politik tersebut.

Pada kesempatan sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Rakernas III PDI Perjuangan tidak akan membahas kandidat presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu Presiden 2019, namun semua tergantung dinamika yang terjadi.

Menurut dia, Kongres PDI Perjuangan 2015 telah memberikan mandat pada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menunjuk calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung partai tersebut.

Dia menjelaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki tradisi demokrasi yang telah mengakar yang dijiwai kepribadian bangsa, sehingga hal-hal terkait dengan pengumuman nama pemimpin nasional akan disampaikan secara khusus dan dengan desain politik yang penuh dengan nuansa semangat cinta Tanah Air.

PDI Perjuangan mengadakan Rapat Kerja Nasional III di Bali pada 23 sampai 25 Februari 2018 di Grand Inna Beach Hotel, Bali.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar