Medco E&P bangkitkan potensi tanaman obat di Muba

id medco, tanaman obat, medco e&p,lomba tanaman,tanaman,csr medco

Kegiatan Panca Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (22/2). (Foto Dokumen Medco E&P)

....Kami sekeluarga sudah tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi sakit ringan. Obat yang kami butuhkan dapat diambil langsung di pekarangan tanpa perlu ke rumah sakit atau toko obat....
Musi Banyuasin (ANTARA News Sumsel) - PT Medco E&P Indonesia memberikan perhatian besar terhadap pertumbuhan perekononian di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan membangkitkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan potensi tanaman obat.

Perusahaan kontraktor migas ini menjadi fokus membangkitkan potensi tanaman obat dengan melaksanakan  kegiatan Panca Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga)  di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis.  

Tanaman obat keluarga merupakan salah satu program unggulan kegiatan pemberdayaan masyarakat Medco E&P di wilayah Lumpatan. Program ini dilaksanakan sejak 2015, berawal dari hanya satu kelompok Toga, saat ini telah berkembang menjadi tujuh kelompok yang berada di Desa Lumpatan I dan II.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan kelompok dan evaluasi terhadap aktivitas yang dilaksanakan selama ini, perusahaan melaksanakan Panca Lomba Toga yang melibatkan seluruh kelompok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pemahaman anggota kelompok terhadap materi yang  diajarkan selama pendampingan dan sarana komunikasi antar kelompok.

Terdapat lima kategori lomba yaitu: pertama,  cocok nama (Coma), kategori ini merupakan  perwakilan kelompok yang terdiri atas  tiga orang diminta untuk mencocokkan nama tanaman obat dengan tanaman aslinya. Kedua, cocok guna (Cogun).  Cocok Guna, peserta mencocokkan tanaman obat dengan khasiatnya.

Lalu ketiga, Mbok Jamu, peserta diminta memberikan bahan-bahan tanaman obat yang digunakan untuk membantu pengobatan suatu penyakit. Keempat dan kelima dimaksudkan sebagai apresiasi terhadap kebun tanaman obat yang dimiliki oleh masing-masing kelompok dengan memberikan penilaian terhadap kebun Toga terbaik dan kebun dengan jenis tanaman obat terbanyak.

Lomba yang dilaksanakan di Desa Lumpatan II ini juga menjadi ajang silahturahim bagi seluruh kelompok di Lumpatan.

Menurut Manager West Area CARE Medco Bondan Brillianto, kegiatan ini menjadi kesempatan bago masing-masing kelompok untuk bertukar informasi, saling mengisi dan membuka wawasan.

Sedangkan bagi perusahaan, kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi terhadap kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan sehingga dapat memetakan upaya-upaya perbaikan yang diperlukan, katanya.

Sementara, salah satu anggota kelompok Toga Desa Lumpatan Dewi mengatakan, manfaat program  itu dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami sekeluarga sudah tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi sakit ringan. Obat yang kami butuhkan dapat diambil langsung di pekarangan tanpa perlu ke rumah sakit atau toko obat. Program ini juga membuat waktu masyarakat terutama ibu-ibu menjadi lebih produktif," kata dia.

Kepala Desa Lumpatan II  Askandi mengatakan, berterima kasih kepada Medco E&P yang telah memberikan pendampingan dan menunjukkan kepedulian pada masyarakat melalui program Toga.

"Ini membuktikan komitmen Medco E&P terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasinya, sehingga program yang dilaksanakan berguna dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar dia. (Rel)
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar