Menhub upayakan LRT Palembang terus disubsidi

id menhub, lrt,budi karya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat maket pembangunan proyek kereta cepat ringan zona 1 Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/16/den)

...Subsidi itu biasanya terus-menerus. Kenaikan nanti kita lihat. Subsidi itu ada potensi terus diteruskan...
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengupayakan pengoperasian LRT Sumatera Selatan terus mendapatkan subsidi agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi.

"Subsidi itu biasanya terus-menerus. Kenaikan nanti kita lihat. Subsidi itu ada potensi terus diteruskan," kata Budi usai dialog "Sukses Indonesiaku" di Palembang, Senin.

Budi tidak menampik bahwa adanya kemungkinan penyesuaian tarif ke depannya karena didorong oleh beberapa faktor.

Namun, ia berharap tarifnya tetap, yakni Rp5.000 setelah mendapatkan subsidi.

 "Ada potensi naik, ada potensi turun, yang lebih baik yang tetap," katanya.

Budi juga menjamin keberlangsungan pengoperasian LRT Sumsel tidak hanya untuk Asian Games, tetapi sebagai moda transportasi alternatif LRT pertama di Indonesia yang diharapkan menjadi gaya hidup masyarakat.

"Menjadi suatu keberlangsung dan akan memicu moda-moda lainnya bergerak," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebutkan pihaknya telah menggelontorkan dana subsidi untuk pengoperasian LRT Sumsel, yaitu Rp129 miliar hingga akhir 2018.

"Ini masuknya bukan subsidi PSO, tapi perintis, nanti akan kami kaji sampai kapan ini akan diberikan," ucapnya.

Dia mengimbau kepada pemerintah daerah untuk mengintegrasikan LRT dengan pusat kegiatan atau "transit oriented development", sehingga ada sokongan sumber dana selain dari penjualan tiket yang itupun disubsidi.

"Seperti di negara-negara lain, bahkan di Prancis apabila kantor yang dilewati oleh kereta, wajib memberikan 'charge' ke operator kereta," katanya.
Pewarta :
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar