Palembang butuh investor kembangkan pariwisata

id Harnojoyo,walikota palembang,pembangunan pariwisata,berita palembang,investor pariwisata,objek wisata

Wali Kota Palembang Harnojoyo (ANTARA Sumsel)

Palembang (Antaranews Sumsel) - Kota Palembang membutuhkan peran investor untuk pengembangan sektor pariwisata karena minimnya anggaran pemerintah.

Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Sabtu, mengatakan, pemilik modal diharapkan tertarik membidik sektor pariwisata ini karena Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018.

"Pemkot Palembang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi investor, baik penanaman modal murni hingga penerapan sistem BOT (Build, Operate and Transfer). Yang penting, ada penanaman modal masuk," kata Harnojoyo.

Ia mengatakan setidaknya terdapat 18 destinasi wisata yang ditawarkan kepada investor, di antaranya, penyediaan perahu serta tenda-tenda untuk penyelenggaraan pasar terapung, sarana transportasi, penataan Pulau Kemarau, pembangunan hotel di kawasan pinggiran Sungai Musi, dan beberapa destinasi wisata lainnya.

"Kesempatan berinvestasi di Palembang ini sudah ditawarkan ke sejumlah investor dalam negeri dan luar negeri, saat ini tinggal menunggu responnya," kata Harnojoyo.

Pemerintah Kota Palembang menawari investor untuk menggarap destinasi wisata sungai karena ingin mengangkat brand sebagai kota wisata sungai pertama di Indonesia.

"Jika ada modal yang masuk untuk pembangunan infrastruktur, saya yakin bahwa kawasan River Side ini tidak kalah dengan yang ada di Thailand," kata Harnojoyo.

Ia mengemukakan, Pemkot Palembang sudah memiliki perencanaan untuk menjadikan Kota Palembang sebagai kota wisata sungai pertama di Indonesia.

Dalam proses pengembangan ini, Palembang akan mencontoh Thailand yang berhasil mengangkat Sungai Chao Phraya sebagai salah satu tempat wisata yang paling digemari di Asia.

Pemerintah Kota Palembang menyiapkan model transfortasi `bus air` untuk menuju sejumlah lokasi wisata di bantaran Sungai Musi, kata dia.
(T.D019/I006)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar