Petani Aceh resah dengan gangguan gajah

id gajah,petani aceh,hama padi,gajah liar berita,gajah liar,berita palembang

Arsip- Seekor Gajah Sumatera liar berada di sekitar pemukiman masyarakat. (ANTARA FOTO/Abuyahya)

Lhokseumawe, Aceh (Antaranews Sumsel) - Petani di kawasan Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, mengaku resah dengan gangguan gajah liar yang menganggu areal perkebunan mereka sehingga mengalami kerugian yang banyak.

Ketua Kelompok Tani Hijrah Gampong Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Tgk Ibrahim Din di Lhokseumawe, Jumat mengatakan, gangguan gajah tersebut telah mengobrak-abrik tanaman mereka dalam beberapa waktu terakhir.

Sebutnya, jenis tanaman yang kerap dirusak antara lain, kelapa sawit, kakao, pinang, durian dan karet serta sejumlah jenis tanaman palawija. 

Untuk jenis tanama kelapa sawit dan pinang, batang yang masih muda dipatahkan dan diambil batang lunaknya serta untuk jenis tanaman karet dan kakao disobek kulit batang untuk dimakan.

"Selain merusak tanaman yang kami tanam, gajah juga merusak dan mengobrak-abrik gubuk petani, yang biasanya bertujuan untuk mencari beras dan garam," ujar dia.

Oleh karena itu, ia sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah dan juga instansi terkait terhadap upaya antisipasi gangguan gajah liar, sehingga petani dapat berkebun dengan aman dan dapat menghasilkan.

Disebutkan, gangguan gajah liar sudah terjadi sejak lama di kawasan tersebut, sehingga tanaman perkebunan sulit tumbuh dan berkembang dengan semestinya.
(T.KR-MKH/H.D. Suryatmojo)

Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar