Panglima TNI perintahkan prajurit hindari politik praktis

id Hadi Tjahjanto,panglima tni,Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,prajurit tni,tni dilarang berplitik,tni tidak bolaeh berpolitik,berita palembang,berita sumsel

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Biak (Antaranews Sumsel) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memerintahkan semua prajurit TNI untuk menghindari sikap dan perilaku yang menjurus ke politik praktis, sehingga harus tetap berpegang teguh pada komitmen netralitas TNI terkait pilkada 2018.

"Saya perintahkan kepada semua prajurit TNI di manapun bertugas untuk menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada politik praktis. TNI bersikap netral serta melaksanakan pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Panglima TNI dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangkosek Pertahanan Udara Nasional IV Kolonel Pnb Jorry S Koloay, pada upacara bulanan 17 Januari 2018, di Lapangan tenis indor Kosekhanudnas IV, Rabu.

Pangkosek Hanudnas Kolonel Joory juga menyampaikan penegasan Panglima TNI bahwa tuntutan dan tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan dengan adanya dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat terkait dengan konstelasi global, kontemporer, yang menghadirkan berbagai bentuk ancaman nyata yang bersifat asimetris, proksi dan hibrida menjadi sedemikian sulit diprediksi.

Dinamika perubahan tersebut menuntut TNI untuk mentransformasi diri menjadi suatu organisasi yang profesional, modern tangguh didukung SDM berbasis kompetensi.

Dengan organisasi TNI yang professional dan modern, lanjutnya, diharapkan dapat mencapai standar kemampuan dan berjiwa satria, militan, loyal sehingga mampu menghadapi bentuk ancaman nyata.

Upacara Bendera bulanan ini diikuti oleh seluruh personel Kosekhanudnas IV Perwira, Bintara, Tamtama dan aparatur sipil negara dengan ditandai pembacaan pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Mmarga dan pembacaan Panca Prasetya Korpri.
(T.M039/Anwar)

Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar