Kodim Musirawas cetak sawah baru

id sawah,cetak sawah,berita palembang,berita sumsel,Kodim musirawas,Kecamatan Sumber Harta,Kapten Inf Muhammad Assad

Arsip- Sawah siap tanam. (ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi/dol/17)

Palembang (Antaranews Sumsel) - Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0406/Musirawas bekerja sama dengan Kementerian Pertanian melakukan program percetakan sawah baru di wilayah Kecamatan Sumber Harta dan di Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musirawas.

Kegiatan itu dilakukan untuk memaksimalkan produksi padi dalam mendukung swasembada pangan, kata Komandan Kodim 0406/Musirawas melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Muhammad Assad dalam rilisnya yang diterima di Palembang, Kamis.

Menurut dia, cetak sawah baru itu nantinya akan diserahkan kepada pemilik lahan.

Dengan pengolahan lahan cetak sawah baru menggunakan excavator ini diharapkan para petani akan lebih mudah mengolah lahannya serta dalam perawatan tanaman lebih gampang sehingga dapat menghasilkan panen yang lebih baik, ujar dia.

Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi kebutuhan pangan dapat terpenuhi sekaligus mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan nasional.

Dia mengatakan, cetak sawah baru tahun ini ditargetkan seluas 500 hektare yang tersebar di tiga Kabupaten wilayah teritorial Kodim 0406/Musirawas.

Namun sampai saat ini baru terealisasi 142,21 hekatere atau 28,44 persen, kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, cetak sawah baru itu menggunakan dua alat berat berupa excavator.

Lahan yang dicetak jadi sawah awalnya berupa semak belukar dan ditumbuhi pepohonan, saat ini sudah berbentuk sawah, ada pematang dan saluran air.

Sementara Danramil 406-04/Muara Lakitan Kapten Inf Maryono yang ikut terjun ke lahan cetak sawah mengatakan, para anggota Babinsa terus melakukan pendampingan dalam program cetak sawah baru ini.

Kesemuanya itu untuk mempercepat target yang telah ditetapkan dan akhirnya masyarakat dapat memiliki lahan sawah untuk menanam padi, kata dia.
(T.U005/I006)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar