Tim gabungan tertibkan PKL pasar baru Baturaja

id pkl,pedagang kaki lima,satpol pp tertibkan pkl,kawasan Pasar,Baru Baturaja,berita palembang

Arsip- Penertiban pedagang kaki lima . (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi)

Baturaja (Antaranews Sumsel) - Tim gabungan yang terdiri atas personel Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Pasar Baru Baturaja yang menggelar dagangan di tempat yang dilarang.

"Hari ini kami bersama tim gabungan menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan MT Haryono Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur karena mengganggu keindahan kota," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) Agus Salim di Baturaja, Rabu.

Satpol PP bersama tim gabungan membongkar paksa lapak pedagang yang melanggar aturan karena berjualan di bahu jalan.

"Saat penertiban, sepanjang ruas jalan itu kami tutup sementara waktu agar lebih fokus dalam menertibkan para PKL tersebut," kata dia.

Penertiban tersebut melibatkan 200 personel dari tim gabungan yang mengangkut semua lapak pedagang yang membandel menggelar dagangan di area terlarang.

Menurut Agus,? penertiban itu telah direncanakan sebelumnya mengingat semakin banyaknya PKL yang membandel berjualan di daerah tersebut sehingga menganggu keindahan dan ketertiban kawasan Pasar Baru.

"Imbauan sudah dilakukan sebelumnya, namun masih saja banyak pedagang yang bandel sehingga terpaksa kami tertibkan," jelasnya.

Agus mengakui setelah penertiban itu akan terus melakukan imbauan dan menempatkan petugas untuk berpatroli hingga di kawasan tersebut guna mengantisipasi adanya PKL yang nekat kembali berdagang.

Seperti diketahui ruas jalan di Pasar Baru sering terjadi kemacetan kendaraan akibat banyaknya PKL seperti pedagang ikan dan sayuran menggelar dagangannya di bahu jalan.

"Bahkan Bupati OKU Kuryana Azis beberapa waktu lalu saat melakukan sidak pasar, sempat dibuat marah dan kesal atas membandelnya para PKL ini yang masih nekat menggelar dagangannya di bahu jalan," ujarnya.
(T.KR-EDO/A043)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar