BRI Syariah siap mendukung pengembangan produk halal

id Bank BRI Syariah, ekosistem perekonomian, ukm, barang halal, industri produk halal, Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso

BRI Syariah. (ANTARA)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Perseroan Terbatas Bank BRI Syariah menyatakan siap mendukung perkembangan industri produk-produk halal agar mampu menopang pertumbuhan ekosistem perekonomian syariah.

"Bank syariah yang seharusnya mendukung pembiayaan industri produk halal, dan untuk itu kami siap," kata Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso, kepada Antara dalam temu media di Jakarta, Selasa.

Produk industri syariah atau produk halal tersebut antara lain menyangkut makanan, jasa keuangan, rekreasi, sandang, kosmetik, dan obat-obatan.

"Kami mengimbau tidak hanya produk dan barangnya saja yang halal, tetapi finansial pembiayaannya juga harus halal," kata Hadi.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan upaya penciptaan gaya hidup masyarakat yang mendukung ekosistem perekonomian syariah perlu didukung oleh permintaan masyarakat dalam produk-produk industri terkait.

"Potensinya besar untuk permintaan sektor-sektor industri syariah," kata Wimboh di Jakarta, Jumat (3/11).

Wimboh menilai perekonomian syariah di Indonesia, sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar, masih tertinggal dari negara-negara lain.

Hal tersebut dapat dilihat dari Global Islamic Economy Indicator Score 2016-2017 yang menunjukkan daya saing ekonomi syariah Indonesia hanya menempati peringkat 10, atau tertinggal dari Malaysia dan negara-negara di Semenanjung Arab.

Selain itu, daya saing keuangan syariah Indonesia hanya menempati peringkat tujuh, juga masih tertinggal dari Malaysia dan negara-negara di Semenanjung Arab.

"Malaysia sudah lebih jauh di atas kita, namun memang di sana ada komitmen besar dari pemerintahnya untuk mengembangkan ekonomi syariah," kata Wimboh.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar