Alex Noerdin bantu korban longsor di OKU Selatan

id bencana, angin puting beliung, bnpb, angin, alex noerdin, gubernur, pemprov

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meninjau warga Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKU Selatan, yang menjadi korban tanah longsor beberapa pekan lalu. (ANTARA Sumsel/17/Humas Pemprov Sumsel/I016)

....Gubernur juga akan menjamin keluarga korban untuk sekolah hingga perguruan tinggi yang dibiayai pemerintah....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memberikan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan gubernur pada keluarga korban di desa Simpang Kecamatan Sungai Are, Ogan Komering Ulu Selatan, Sabtu.

Kepala Biro Kesra Setda Sumsel Belman Karmuda ketika dihubungi di Palembang, Minggu mengatakan, bantuan berupa paket kebutuhan pokok itu diserahkan gubernur.

Paket yang berisi antara lain beras, gula, susu, minyak goreng, termasuk perlengkapan dapur dan uang itu diterima keluarga korban, ujar dia.

Dia mengatakan, bantuan tersebut sebagai tambahan karena sebelumnya ada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta menteri sosial.

Selain itu bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sumsel, ujar.

Gubernur juga akan menjamin keluarga korban untuk sekolah hingga perguruan tinggi yang dibayai pemerintah, kata dia.

Sementara gubernur saat memberikan bantuan tersebut meminta pemerintah setempat agar para keluarga korban yang ditinggal orang tuanya terlebih lagi yang masih bersekolah dapat diperhatikan.

Gubernur minta pada pemerintah setempat agar dapat memberikan jaminan pendidikan gratis hingga sampai bangku kuliah.

Mereka ini tak ada lagi orang tua dan saudara. Jadi pendidikan mereka jadi tanggung jawab pemerintah daerah, seperti salah satu keluarga korban bernama Juwita (10), kata gubernur.

Gubernur meninjau langsung keluarga korban tanah longsor di Desa Cukonau dan Sadau Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Seperti diketahui pada Kamis (9/11) telah terjadi dua kejadian longsor di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKU Selatan. Pertama, di Desa Cukohnau, pada pukul 17.00 WIB. Kedua, di Desa Sadau Jaya,  pada pukul 20.00 WIB.

Longsor pertama di Desa Cukohnau, Kecamatan Sungai Are menimbun satu rumah yang menyebabkan satu orang meninggal atas nama Hatam bin Agusaman (70), satu luka berat (Zulkardi), dan satu orang luka ringan (istri Hatam).

Gubernur langsung menuju lokasi kejadian dan mengunjungi para korban dengan ditemani Bupati Popo Ali serta para jajaran terkait dalam kejadian tersebut.

Satu persatu dia membesuk korban di Puskesmas dan gubernur semakin haru menyaksikan salah seorang korban yang masih bocah yakni Juwita (10).

Bocah kelas 5 SD ini hanya tinggal berdua dengan kakaknya setelah longsor merenggut lima nyawa keluarganya yang lain termasuk ayah dan ibunya.

Sebagaimana sebelumnya terjadi bencana longsor di dua desa di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang mengakibatkan total enam orang meninggal dunia dan empat orang luka - luka.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar