Warga Palembang berharap jalan rusak diperbaiki

id warga minta perbaiki jalan, lrt, kereta api ringan, jalan berloban, jalan macet, jalan

Pengerjaan jalan kereta api ringan (LRT). (ANTARA Sumsel)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Warga Palembang berharap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat pembangunan jalur kereta ringan (LRT) segera diperbaiki sehingga arus lalulintas kendaraan lancar.

Salah seorang warga, Lili di Palembang, Jumat mengatakan, ada sejumlah titik lokasi yang jalannya rusak parah dan berlobang sehingga sangat menganggu ketika melintas di lokasi tersebut.

Seperti di Jalan Angkatan 45 yang dilalui jalur kereta ringan itu, jalannya banyak yang rusak dan berlobang sehingga harus ekstra hati-hati ketika melintas di sana.

Kerusakan jalan tersebut menganggu laju kendaraan apalagi pada saat jam-jam sibuk seperti pulang kantor dan berangkat ke kantor, katanya.

Belum lagi, kalau hujan turun, lobang tersebut berisi air sehingga harus ekstra hati-hati ketika melintas di sana.

Ia menuturkan, seperti sekarang ini, kalau dari jalan POM IX harus ke Jalan Angkatan 45 dahulu bila ingin menuju ke Jalan Kapten A Rivai dan Jalan Radial, sementara beberapa titik lokasi jalannya masih rusak.

Hal senada juga disampaikan, Tina, beberapa titik lokasi jalan rusak harus segera diperbaiki guna kenyamanan berlalulintas. 

Perbaikan jalan rusak di kawasan pembangunan jalur kereta api dalam kota, Light Rail Transit Palembang akan segera dilakukan karena sejumlah pekerjaan sudah mulai rampung.

Sementara Kepala Proyek LRT Palembang dari Waskita Karya, Mashudi Jauhari mengatakan saat ini progres pembangunan sudah 70 persen sehingga rencana perbaikan jalan sudah dapat dilakukan.

"Disainnya sudah selesai. Saat ini masih dikonsultasikan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Jika sudah disetujui akan segera dimulai persiapannya dan kami akan serahkan ke sub kontraktor," kata Mashudi.

Pekerjaan LRT Palembang per November sudah mencapai 70 persen setelah menuntaskan hampir seratus persen pembuatan lintasan jalan layang sehingga Waskita Karya optimistis progres pembangunan akan mencapai 80 persen hingga akhir tahun atau sesuai dengan proyeksi target.

Ia mengatakan sempitnya areal bekerja yakni berada di median jalan menjadi salah satu penyebab pekerjaan tidak bisa dikebut. Kebutuhan masyarakat untuk berlalu lalang juga menjadi pertimbangan utama dalam pengerjaan proyek strategis nasional infrastruktur penunjang Asian Games itu.

Namun terlepas dari persoalan tersebut, Waskita Karya setidaknya dapat menarik napas lega karena pekerjaan krusial di Jembatan Ampera sudah hampir rampung. Saat ini pekerja sedang sibuk memasang dinding parapat yang diperkirakan akan selesai pada pekan depan.

Pembangunan LRT Palembang sudah dimulai sejak akhir 2015 untuk menunjang kebutuhan Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018.

Pelaksana proyek bernilai Rp10,9 triliun itu tengah fokus menggarap 13 stasiun serta jembatan penyeberangan dan pemasangan rel (konstruksi jalur/slab track) LRT agar dapat diujicoba pada Februari 2018.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar