Pasokan ikan gabus di Palembang ternyata dari Sirah Pulau Padang

id gabus, ikan, ikan gabus, pempek, pasar, pasar tradisional, sungai

Pedagang ikan gabus (Antarasumsel.com)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pasokan ikan gabus yang masuk ke pasar-pasar tradisional Palembang ternyata sebagian besar berasal dari Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Alamsyah, pedagang ikan giling di Pasar Perumnas Palembang, Kamis, mengatakan, terdapat banyak "bos besar" di sana yang sudah mengurus suplai ikan gabus ke Palembang dan kota-kota lain selama puluhan tahun.  

"Memang lingkungan tempat hidup ikan gabus terjaga di Ogan Komering Ilir. Di sana banyak sungai, jadi dapat ikannya mudah," kata dia.

Ia mengatakan terdapat dua ukuran ikan gabus yang disuplai dari OKI yakni berukuran berat di atas dan di bawah 1 kilogram.

"Kedua ikan berukuran berbeda ini sama peminatnya, bahkan saat menjelang Lebaran justru ikan gabus berukuran kecil yang banyak dicari karena katanya rasa lebih enak untuk dibuat pempek," kata dia.

Ikan gabus merupakan salah satu bahan baku yang cukup digemari masyarakat untuk membuat empek-empek selain ikan tenggiri karena harganya relatif terjangkau.

Lantaran berasal dari perairan tangkap, harga ikan gabus ini kerap berfluktuasi tergantung dengan cuaca. Saat musim hujan, pada umumnya nelayan kesulitan mendapatkan ikan gabus, berbeda saat air sungai sedang surut.

"Apalagi habis hujan lebat, pasti sulit dapat pasokan. Kata orang, saat air dalam, ikannya sembunyi, atau ikannya sedang mudik (pulang kampung, red)," kata dia.

Kondisi ini sedang terjadi di sejumlah pasar tradisional yakni pasokan ikan gabus berkurang. 

Karena itu, harga ikan gabus di sejumlah pasar tradisional pun tinggi di kisaran Rp50.000 per kilogram dari biasanya hanya Rp30.000 hingga Rp40.000 per kg.

"Sekarang pasokan dari agen sedikit karena air sedang dalam," kata Mukmin, pedagang daging ikan di Pasar Perumnas Palembang.

Kenaikan harga bukan hanya pada ikan segar, tapi juga ikan gabus giling seperti di Pasar Lemabang yang bergerak naik dari Rp55.000/kg menjadi Rp60.000/kg.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar