PGN targetkan raih penghargaan K3 Award platinum

id pgn, perusahaan gas negara, pt pgas solution, pgasol, k3 award, kemenaker

Dirut PT PGAS Solution Yosviandri. (Foto Antarasumsel.com/17/Yudi Abdullah)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Perusahaan Gas Negara melalui anak perusahaan PT PGAS Solution berupaya meraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 Award dari Kementerian Tenaga Kerja kategori platinum program Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS di tempat kerja.

"Sekarang ini kita berhasil meraih penghargaan K3 Award dari Kementerian Tenaga Kerja kategori gold program Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS (P2HIV) di tempat kerja, dengan kerja keras bersama konsisten menjalankan program P2HIV tinggal satu langkah lagi target K3 Award Platinum bisa diraih," kata Direktur Utama PT PGAS Solution Yosviandri saat membuka kegiatan sosialisasi

pencegahan penanggulangan HIV AIDS kepada karyawan, mitra kerja, dan pelanggan, di Palembang, Selasa.

Menurut dia, PT PGAS Solution yang berdiri sejak 6 Agustus 2009, terus menjaga komitmen dalam meningkatkan mutu perusahaan dan aplikasi keselamatan kesehatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan pengamanan perusahaan.

Selain itu, pihaknya berprinsip menjalankan perusahaan yang bergerak di bidang operasional dan perawatan jaringan gas PGN sesuai dengan asas-asas tata kelola perusahaan yang baik dan berupaya secara maksimal melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan program P2HIV untuk membantu pemerintah mencegah dan memberantas HIV AIDS, katanya.

Dia menjelaskan, untuk meraih target K3 Award Platinum, pihaknya berupaya memperluas kegiatan edukasi kesehatan dan sosialisasi (P2HIV) di lingkungan kerja dan daerah operasional yang secara nasional meliputi 14 kantor area.

Untuk memperluas kegiatan tersebut, pihaknya tidak hanya melakukannya kepada pekerja tetapi juga kepada mitra dan pelanggan PGN, serta ke sekolah-sekolah yang ada sekitar wilayah operasi perusahaan.

Dalam melakukan kegiatan edukasi kesehatan dan sosialisasi (P2HIV) itu, pihaknya melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Komisi Penanggulangan AIDS provinsi dan kota setempat.

Dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan serangan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome/Acquired Immune Deficiency (AIDS), pihaknya juga berupaya melakukan Voluntary Conseling Test (VCT) yakni proses konseling sebelum tes (pra testing), konseling setelah tes (post testing), dan testing untuk mengetahui seseorang terserang HIV AIDS atau tidak.

Perluasan cakupan peserta dalam kegiatan sosialisasi P2HIV tersebut dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Kep68/Men/IV/2004 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS di tempat kerja, kata Yosviandri.
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar