Fachrudin ingin kembali ke Sriwijaya FC

Pewarta : id sepak bola, fachrudin, sriwijaya fc, sfc, liga indonesia, madura united

Fachrudin Aryanto (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Mantan pemain Sriwijaya FC yang kini merumput ke Madura United, Fachrudin Aryanto berharap masuk dalam skuat "The Dream Team" jika nantinya tim asal Sumatera Selatan ini benar-benar mewujudkan keinginan menjadi juara pada musim depan.

"Tentunya saya mau kembali ke Palembang, apalagi jika Sriwijaya FC punya visi yang jelas mau juara musim depan," kata Fachrudin yang dihubungi dari Palembang, Selasa.

Ia tidak menyangkal bahwa dirinya telah dihubungi sekretaris tim Sriwijaya FC Achmad Haris. Meski hanya menanyakan kabar, menurut Fachrudin hal itu merupakan sinyal untuk mengajak kembali.

"Hingga kini saya belum tahu bagaimana dengan Sriwijaya karena saya juga masih terikat kontrak dengan Madura United hingga Desember, selain itu ada juga klub-klub lain yang menghubungi," ujar pemain di posisi center bek ini.

Ketika ditanya, hal apa yang bisa membuatnya kembali ke Sriwijaya FC mengingat dirinya menjadi salah satu pemain belakang terbaik di Tanah Air saat ini. Rupanya, Fachrudin  memiliki sejumlah syarat.

"Sebenarnya bukan syarat, tapi ada beberapa hal yang kini menarik minat saya kembali. Salah satunya karena saya tahu manajernya sudah diganti dan bakal ada penggantian pelatih," kata pemain berusia 28 tahun ini.

"Siapa pelatihnya tentunya juga jadi pertimbangan saya, hingga kini saya belum tahu kemana musim depan. Semoga saja saya bisa jodoh lagi dengan Sriwijaya FC, dan tentunya berharap nilai kontraknya bisa naik," kata Fachrudin.

Fachrudin merupakan skuat Laskar Wong Kito musim lalu yang berlaga pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Pemain berlabel Tim Nasional ini memilih hengkang ke Bali United dengan alasan memenuhi permintaan calon mertuanya ketika itu.

Sementara itu, Sriwijaya FC masih memburu posisi pelatih untuk musim mendatang dan santer terdengar akan memboyong kembali Rahmad Darmawan, yakni pelatih yang sempat memberikan gelar double winner musim kompetisi 2007-2008.


Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar