PAM Perbatasan Kodam Sriwijaya evakuasi korban banjir

id pam perbatasan kodam sriwijaya, evakuasi korban banjir, bencana alam, banjir, prajurit kodam, evakuasi, kapendam, Letkol Inf Imanulhak

PAM Perbatasan Kodam Sriwijaya evakuasi korban banjir

Satga PAM perbatasan bantu evakuasi korban banjir (Penerangan Kodam II/Sriwijaya)

....Kami dari Satgas Yonif 141 melihat ada beberapa warga yang terjebak di dalam rumahnya maka kami dengan cepat menyelamatkan karena air semakin tinggi....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Satuan Tugas Pengamanan perbatasan Indonesia - Malaysia di Desa Batumajang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Hulu, Kalimantan Timur membantu evakuasi korban banjir di daerah tersebut.

Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Letkol Inf Imanulhak dalam siaran persnya yang diterima di Palembang, Rabu mengatakan, beberapa waktu lalu satuan tugas dari Yonif 141/Aneka Yudha Jaya Perkasa Kodam II/Sriwijaya yang bertugas selain mengamankan perbatasan juga membantu mengevakuasi korban banjir.

Karena pada awal November 2017 curah hujan di wilayah Mahakam Ulu intensitasnya cukup tinggi dan dalam kurun waktu enam hari hingga 5 November 2017 di desa tersebut yang menyebabkan air sungai Mahakam Ulu meluap.

Akibat luapan air tersebut maka puluhan rumah warga, tempat ibadah dan pasar terendam banjir serta warga yang tinggal sepanjang aliran sungai banyak yang mengungsi dengan membawa harta bendanya.

Pos Komando Taktis (Kotis) Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI - Malaysia Batalyon Infanteri 141/AYJP yang berada di Desa Batumajang Kecamatan Long Bagun memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena musibah.

Lebih lanjut dia mengatakan, para prajurit Yonif 141/AYJP yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI - Malaysia dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf  Muhamad Aan Setiawan, S.Sos bergerak cepat menuju lokasi masyarakat yang terkena bencana banjir di Desa Batumajang untuk memberikan pertolongan.

Lokasi tersebut berada di daerah yang cukup sulit dilalui kendaraan dikarenakan sebagian besar akses jalan menuju Desa Batumajang terisolir genangan banjir.

Tindakan yang dilakukan di lokasi banjir mengevakuasi  warga yang terjebak di dalam rumahnya, memberikan pelayanan kesehatan dilapangan, mengamankan barang-barang dan fasilitas desa serta memberikan tempat tinggal sementara bagi korban banjir.

Menurut Dansatgas Letkol Inf  Muhammad Aan Setiawan, hujan yang begitu lebat dari pagi dan reda pada sore mengakibatkan banjir dengan cepat melanda Desa Batumajang.

"Kami dari Satgas Yonif 141 melihat ada beberapa warga yang terjebak di dalam rumahnya maka kami dengan cepat menyelamatkan karena air semakin tinggi," jelas Dansatgas.

Sementara Kepala Desa Batumajang saat menerima bantuan dari Satgas Pamtas Yonif 141/AYJP mengatakan kami bersama masyarakat Desa Batumajang sangat berterima kasih kepada kehadiran para TNI yang telah membantu mengevakuasi warga terjebak banjir.

"Kami masyarakat Desa Batumajang sangat bangga dan berterimah kasih atas kehadirannya TNI di Desa kami, sebab Satgas bukan hanya bertugas untuk mengamankan wilayah perbatasan saja, tapi sangat peduli juga untuk membantu penderitaan masyarakat," terang Kades.

Bagi warga yang rumahnya tergenang banjir, untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman dan Satgas Yonif 141/AYJP terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

   
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar