BNN siapkan penyuluh sosialisasikan bahaya narkoba

id narkoba, pencegahan narkoba, penyuluhan narkoba, bnn sumsel, p4gn, berantas narkoba

Stiker BNN tolak narkoba (ANTARA Sumsel/17)

...BNN berupaya menggalakkan kegiatan penyuluhan untuk memaksimalkan gerakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan tim penyuluh untuk melakukan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kawasan permukiman penduduk, sekolah, kampus perguruan tinggi, instansi pemerintah dan swasta.

"Bagi siapapun yang membutuhkan penjelasan secara kelompok mengenai bahaya narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya bisa menghubungi BNN setempat untuk menghadirkan tim penyuluh dalam suatu acara," kata Penyuluh BNN Sumsel Rolena ketika melakukan supervisi ke  Kantor Berita ANTARA, di Palembang, Senin.

Menurut dia, pihaknya berupaya menggalakkan kegiatan penyuluhan untuk memaksimalkan gerakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Kami berupaya menggalakkan penyuluhan untuk mencegah timbulnya pencandu baru dan meluasnya peredaran narkoba yang sekarang ini telah masuk ke berbagai lapisan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan penyuluhan, pihaknya lebih mengutamakan penjelasan mengenai bahaya mengkonsumsi narkoba dan sanksi hukum jika terjaring razia memiliki atau menyimpang barang terlarang itu.

Narkoba itu racun, jika mengkonsuminya bisa menimbulkan efek kecanduan yang sulit dilepaskan oleh penggunanya serta menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Jika sampai terkena narkoba, penggunanya sulit melepaskan diri dari ketergantungan dan bisa menyebabkan kematian bagi yang mengonsumsinya karena dosis pemakaiannya terus meningkat dan pada kondisi tertentu tinggal menunggu ajal/datangnya waktu kematian.

Berdasarkan data dalam beberapa tahun terakhir secara nasional pencandu narkoba di Indonesia tercatat lebih dari lima juta orang, dari jumlah itu sekitar 45-50 orang di antaranya meninggal dunia setiap hari akibat mengkonsumsi barang terlarang itu.

Jumlah pencandu dan korban meninggal dunia akibat narkoba itu tergolong tinggi, oleh karena itu pada tahun ini pihaknya berupaya menggalakkan penyuluhan P4GN dan meningkatkan penegakan hukum sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan barang terlarang itu, kata penyuluh BNN Sumsel.

Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar