Perekaman data KTP-el capai 99 persen

id KTP-el, Harobin Mastofa, foto, Kantor Camat, Perekaman data

Cetak KTP-elektronik di Kecamatan. (Antarasumsel.com/Feny selly/Ang/17) ()

Palembang (ANTARA Sumsel) - Perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Kota Palembang, Sumatera Selatan berjalan lancar sesuai ketentuan, hingga Oktober 2017 ini pelayanannya telah mencapai 99,7 persen.

Berdasarkan data, dari 1,8 juta warga yang tercatat wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) 99,7 persen telah melakukan perekaman data, kata Sekda Palembang Harobin Mastofa, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, sebagian besar warga sudah melakukan perekaman data KTP-el, dan diharapkan warga yang belum melakukan perekaman data diminta untuk segera menghubungi petugas di Kantor Camat terdekat dengan lokasi tempat tinggal.

Perekaman data akan diupayakan secepatnya dirampungkan, paling tidak hingga akhir 2017 ini seluruh warga sudah tercatat di dalam data kependudukan yang bisa diakses secara daring/online, katanya.

Sementara mengenai pencetakan kartu KTP-el, hingga kini masih ada 40 ribu warga yang telah melakukan perekaman data belum bisa dicetak kartunya karena terkendala terbatasnya jumlah stok blanko.

Untuk mengatasi masalah hambatan pencetakan KTP-el itu, pihaknya berupaya mengajukan permohonan kepada Kemendagri untuk menambah pasokan blanko.

Sekarang ini sedang diajukan permohonan ke Kemendagri 20 ribu lembar blanko KTP-el, permohonan itu diharapkan segera dipenuhi sehingga memperpendek daftar yang belum memperoleh kartu identitas kependudukan itu.

Melihat kondisi terbatasnya blanko, pelayanan pencetakan KTP-el itu diberikan kepada masyarakat dengan skala prioritas dan yang benar-benar belum pernah mendapatkan kartu itu.

Bagi masyarakat yang pernah memiliki KTP namun fisiknya rusak atau hilang, pihaknya akan memberikan lembaran surat keterangan sebagai KTP sementara yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan yang membutuhkan keterangan identitas kependudukan, kata Harobin.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar