Inasgoc mulai buka pendaftaran sukarelawan Asian Games

id INASGOC, Asian Games, sukarelawan, Erick Thohir

Ketua Umum Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir. (ANTARA/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 mulai membuka pendaftaran sukarelawan secara resmi melalui situs volunteer.asiangames2018.id untuk seluruh warga negara Indonesia.

"Kami membutuhkan 2.000 sukarelawan ketika penyelenggaraan kejuaraan uji coba untuk 10 cabang olahraga pada Februari nanti di Jakarta," ujar Ketua INASGOC Erick Thohir di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin.

INASGOC memerlukan tenaga sukarelawan berusia 18-40 tahun untuk tugas-tugas antara lain pengantar tamu-tamu asing yang penting, pengantar ofisial dan atlet Asian Games, pendukung protokoler penyelenggaraan, serta tugas-tugas umum di lapangan.

"Pada penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada Agustus 2018 nanti, kami membutuhkan 2.000 sukarelawan untuk membantu di Palembang dan 11.000 sukarelawan untuk membantu di Jakarta," ujar Erick.

Erick menekankan pendaftaran sukarelawan Asian Games bebas biaya sehingga calon-calon yang akan mendaftar diminta tidak memberikan apapun kepada panitia seleksi.

"Kami juga menampung para sukarelawan yang mampu berbahasa asing lain dari Asia seperti bahasa Arab, China ataupun Jepang. Itu akan menjadi nilai tambah bagi mereka," kata Erick terkait persyaratan bahasa asing bagi sukarelawan.

Koordinator Departemen Sukarelawan dan Sumber Daya Manusia INASGOC Pusparani Hakim mengatakan pendaftaran sukarelawan untuk kejuaraan uji coba pada Februari 2018 akan dibuka pada Senin (18/9) hingga 23 Oktober 2017.

"Kami akan menyeleksi mereka secara administratif melalui sistem dalam jaringan, lalu ada psikotes dalam bentuk diskusi grup, kemudian tes wawancara," tutur Pusparani.

Para sukarelawan Asian Games itu akan mendapatkan uang transportasi, uang makan, dan sejumlah fasilitas termasuk seragam dan sepatu sukarelawan.

Sukarelawan yang telah lolos seleksi dari INASGOC akan mendapatkan pelatihan berupa etika berkomunikasi, pengetahuan keolahragaan, maupun pengetahuan pariwisata.

"Mereka dapat menentukan jumlah hari bekerja sebagai sukarelawan dengan mengatur jadwal kerja bersama koordinator sukarelawan," ucap Pusparani.

Sukarelawan Asian Games 2018, lanjut Pusparani, akan berkerja dengan sistem terjadwal selama delapan jam kerja.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar