TNI cegah penyelundupan narkoba lewat laut Sumatera

id tni, laut sumatera, penyelundupan, narkoba, pengedar, bandar, luar negeri, tni al, kapal perang

Dokumentasi- KRI Lemadang 632 milik TNI AL . (Antarasumsel.com/Feny Selly)

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - TNI Angkatan Laut menambah prioritas tugas yakni ikut berpartisipasi mencegah pantai Barat Pulau Sumatera menjadi salah satu jalur masuk penyelundupan narkoba.

Komandan Lantamal II Sumatera Barat, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman di Bengkulu, Jumat, menyebutkan, tanpa pengawasan ketat pantai Barat Sumatera bisa saja menjadi jalur masuk peredaran narkoba internasional.

"Tidak hanya penangkapan ikan ilegal atau tindakan berbahaya terhadap pertahanan negara saja yang perlu kita awasi, tetapi narkoba, sekarang juga menjadi prioritas, apalagi laut Sumatera Barat dan Bengkulu jaraknya panjang dan berbatasan langsung dengan samudera," kata dia saat memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI AL Provinsi Bengkulu.

Prioritas pengawasan laut agar tidak menjadi jalur masuk narkoba itu menjadi salah satu bukti bahwa TNI AL juga ikut berperang melawan barang haram perusak generasi bangsa tersebut.

Untuk memperketat pengamanan laut, patroli terus ditingkatkan begitu juga dengan membentuk Pos AL dan Pos pengamat (Posmat) di sejumlah titik.

Termasuk di sejumlah pulau terluar yang ada di Sumatera Barat dan Bengkulu. Untuk Provinsi Bengkulu, salah satu Pos AL didirilan di pulau terluar Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.

"Kita terus patroli, prioritas pengamanan patroli ini untuk pengamanan wilayah NKRI, mencegah pencurian ikan, penggunaan bahan peledak dalam eksplorasi laut dan memutus jaringan peredaran narkoba yang diselundupkan lewat transportasi laut," kata dia lagi.

Pada upacara serah terima tersebut, Komandan Lantamal II ini juga mengingatkan Danlanal Bengkulu yang baru Letnan Kolonel Laut (P) Agus Izudin, agar selalu memastikan program-program pengamanan laut berjalan dengan baik.

"Pangkalan TNI AL adalah ujung tombak menjaga keamanan perairan, baik buruknya TNI AL di daerah tergantung pada kinerja pangkalan," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar